Mahasiswa KKN-T Tim 160 Undip Sajikan Infografis Realisasi APBDes untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Desa Kaliprau

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Transparansi keuangan desa merupakan salah satu pilar penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa.

Dana desa yang dikelola dengan baik, terbuka, dan dapat diakses publik tidak hanya mencerminkan akuntabilitas pemerintah desa, tetapi juga menjadi fondasi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

banner 300x250

Marista Dista Aquila, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang tergabung dalam Tim KKN-T 160, mengambil peran strategis dalam menyajikan data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang dalam bentuk infografis yang sederhana, ringkas, dan mudah dipahami.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program multidisiplin bertema ‘Desa Tertib Aset, Desa Maju: Optimalisasi Pencatatan dan Digitalisasi Aset Desa Kaliprau Melalui Pelatihan Software Pengolahan Data’.

Program tersebut mencakup pembuatan website resmi Desa Kaliprau yang memuat beragam informasi, mulai dari profil desa, potensi desa, pemerintahan desa yang dilengkapi dengan fitur keuangan desa.

Pada fitur inilah, Marista menambahkan infografis realisasi APBDes sebagai media visual yang memudahkan masyarakat memahami kondisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa secara cepat dan jelas.

Portalika.com/Ist

Dalam prosesnya, Marista berkoordinasi langsung dengan perangkat desa untuk memastikan keakuratan dan kelengkapan data. Visualisasi ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi publik yang efektif, sekaligus sarana edukasi bagi warga terkait tata kelola anggaran desa.

Pemerintah Desa Kaliprau menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, keberadaan infografis pada website desa membantu memperluas akses masyarakat terhadap informasi keuangan.

Laporan yang sebelumnya hanya dipahami oleh pihak-pihak tertentu kini dapat diakses dan dimengerti oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga yang belum terbiasa membaca laporan keuangan formal.

Selain menjadi alat transparansi, publikasi ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik. Dengan visualisasi yang jelas, warga dapat mengetahui alokasi anggaran, prioritas pembangunan, dan realisasi belanja desa.

Hal ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan mendukung pelaksanaan program-program desa. Dengan langkah ini, Tim KKN-T 160 UNDIP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintahan Desa Kaliprau yang akuntabel, partisipatif, dan inovatif.

Harapannya, inisiatif ini dapat menjadi langkah awal menuju budaya keterbukaan informasi yang berkelanjutan, sehingga manfaat pengelolaan dana desa dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat Kaliprau. (*)

Penulis: Marista Dista Aquila, mahasiswa Program Studi Akuntansi Undip, Semarang

Editor: Triantotus

Komentar