Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Angkatan 6 Staimas Wonogiri kelompok 3 menyelenggarakan seminar parenting dengan tema ‘Pendidikan Bermula dari Rumah: Peranan Orang Tua sebagai Pendidik Pertama’ di Posko KPM Dusun Sambeng, Desa Lemahbang, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Senin, 11 Agustus 2025.
Kegiatan ini dihadiri ibu-ibu warga RT 01 RW 05 Duren dan berlangsung penuh antusiasme. Acara dibuka Marman, Ketua RT 01/RW 05. Dia mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat serta mengapresiasi inisiatif mahasiswa KPM dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat.
Sedangkan Ketua Kelompok 3 KPM, Pondra Argadia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam pendidikan berbasis keluarga.
Moderator acara, Dwi Elisa Puryanti, sekaligus sebagai penanggung jawab program, memandu jalannya seminar dengan lancar.
Seminar menghadirkan narasumber utama Hj Izzah Al-Fawaidah, SST, SPdI, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Kismantoro. Hadir pula ada Izzudin Sukarno, SPdI, dari Kementerian Agama sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Kismantoro. Juga hadir Dosen Staimas Wonogiri dan Ma’had Aly Sunan Gunung Jati, Ahmad Sahal Mubarok, MHum.
Izzah menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pendidik pertama anak. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW; “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”.
Menurutnya, HR Bukhari itu menegaskan bahwa karakter anak sangat ditentukan oleh pola asuh dan pendidikan yang diberikan orang tuanya sejak dini.
Izzah juga menyampaikan bahwa pendidikan anak harus dimulai sejak dalam kandungan, dengan membiasakan mendengarkan murrotal Alquran. Di usia 0–7 tahun, anak harus dikenalkan dan ditanamkan aqidah serta perintah salat.
Ketika sudah berusia 10 tahun, jika anak melalaikan salat, orang tua sudah boleh memberi teguran yang bersifat mendidik.
“Didiklah anak dengan hati, bukan emosi. Anak itu seperti kertas putih, dan kita lah yang mengukirnya. Apa yang kita tanam hari ini akan tumbuh menjadi karakter mereka di masa depan,” pesan Izzah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM berharap masyarakat, khususnya para ibu, dapat memahami pentingnya peran keluarga sebagai fondasi awal pendidikan, serta mampu menjadi teladan bagi anak-anak mereka dalam membentuk generasi berakhlak dan beriman. (Nadhiroh/*)












Komentar