1525pb1208
Portalika.com [PEMALANG] – Hafizh Kurnia Ernanto, seorang mahasiswa KKN-T dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, telah merancang desain kemasan baru untuk Melaure, sabun melati khas Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.
Desain ini menghadirkan tampilan yang lebih elegan dengan identitas visual yang kuat, bertujuan untuk memperkuat branding dan menarik minat pasar, serta membantu UMKM setempat meningkatkan nilai jual produk mereka.
Sabun Melaure terinspirasi dari kekayaan alam Desa Kaliprau yang dikenal dengan bunga melati harum yang memiliki manfaat untuk kesehatan kulit.
Sebelumnya, kemasan produk ini masih sederhana dan belum memiliki identitas merek yang konsisten. Oleh karena itu, Hafizh mengintegrasikan unsur mahkota melati berwarna emas sebagai simbol kemewahan dan kualitas premium ke dalam desain kemasan, yang dikombinasikan dengan warna-warna khas yang sesuai dengan karakter produk.

Selain aspek estetika, desain kemasan Melaure juga mempertimbangkan fungsi praktis. Label menggunakan tipografi serif berwarna emas yang memberikan kesan mewah, sementara bentuk dan ukuran kemasan disesuaikan agar mudah digunakan dan tetap ramah lingkungan.
Warga Desa Kaliprau memberikan respons positif terhadap tampilan baru Melaure, meyakini bahwa kemasan yang menarik dapat meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen, terutama di pasar oleh-oleh, hotel, dan platform e-commerce.
Dengan inovasi desain ini, Melaure diharapkan dapat menjadi ikon baru Kaliprau yang tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional, membawa citra positif bagi desa, dan sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM di kawasan tersebut. (*)
Penulis: Hafizh Kurnia Ernanto, mahasiswa KKN-T dari Undip Semarang
Editor: Triantotus












Komentar