Mahasiswa KKN Unisri Beri Bekal Skill Pada Siswa SDN 2 Mangunharjo

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)-PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Tahun 2024, kelompok 26 diadakan di Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Mahasiswa telah diterjunkan terhitung sejak Senin, 22 Juli 2024 dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Haryo Kusumo Aji, SIKom, MIKom.

Divya Salun sebagai salah satu peserta KKN-PPM Unisri kelompok 26, dari Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, melaksanakan program kerja dengan tema pelatihan kewirausahaan pembuatan kerajinan manik-manik dalam upaya menumbuhkan semangat dan jiwa berwirausaha pada siswa SD dengan objek di SD Negeri 2 Mangunharjo, Kamis, 8 Agustus 2024.

banner 300x250

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan siswa pengalaman praktis dalam membuat kerajinan tangan sekaligus mengajarkan nilai-nilai penting seperti kreativitas dan kerjasama, dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa, pelatihan pembuatan kerajinan manik-manik diadakan di SD Negeri 2 Mangunharjo dengan target kelas V dan kelas VI.

Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Surakarta Berikan Penyuluhan Mental Health Terhadap Peserta Didik SMPN 2 Jatipurno

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis manik-manik dan alat-alat yang akan mereka gunakan, serta menjelaskan langkah-langkah dasar dalam membuat kerajinan manik-manik, mulai dari pemilihan bahan, perencanaan desain, hingga teknik merangkai manik-manik.

Para siswa tampak antusias dan penuh semangat untuk memulai proyek mereka. Selama pelatihan, siswa diajak untuk bekerja dalam kelompok kecil.

Portalika.com/Ist

Mereka diberi kebebasan untuk merancang dan membuat kerajinan manik-manik sesuai dengan kreativitas masing-masing. Ada yang membuat gelang, cincin, dengan berbagai desain yang unik dan berwarna-warni.

Proses ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis mereka, tetapi juga melatih mereka untuk bekerja sama dan berbagi ide dengan teman-teman sekelompok.

Hasil dari pelatihan ini sangat mengesankan. Para siswa berhasil membuat berbagai produk kerajinan yang tidak hanya cantik, tetapi juga memiliki nilai jual.

Portalika.com/Ist

Melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka. Mereka merasa bangga dengan apa yang telah mereka capai dan termotivasi untuk terus mengembangkan kreativitas mereka.

Kerjasama yang terjalin selama pelatihan juga memperkuat hubungan sosial di antara mereka, menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan produktif.

Dengan antusiasme dan hasil yang dicapai, tidak hanya sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan siswa, tetapi juga sebagai upaya untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap seni dan keterampilan. Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan bimbingan yang tepat, anak-anak dapat menghasilkan karya-karya yang luar biasa dan penuh makna. (Heris)

Komentar