Mahasiswa KKN Unisri Bekali Siswa SDN 3 Randusari Kewirausahaan

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN-PPM) kelompok 08, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Tahun 2024 yang berlokasi di Desa Randusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Sinta Natasya , mahasiswa jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi melakukan kegiatan kemasyarakatan sejak Senin, 22 Juli 2024.

Pada Jumat, 2 Agustus 2024 melaksanakan program kerja individu dengan mengusung tema mengembangkan minat kewirausahaan melalui pembuatan kerajinan tangan dari manik-manik dengan objek di SD Negeri 3 Randusari.

banner 300x250

Pelaksanaaan ini dirancang untuk memberikan siswa pengalaman praktis dalam membuat kerajinan tangan sekaligus mengajarkan nilai-nilai penting seperti kreativitas dan kerjasama, dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa. Pelaksanaan ini diadakan di SDN 3  Randusari dengan target kelas V dan kelas VI.

Baca juga: Sosialisasi Anti-Bullying Di SMP Negeri 1 Slogohimo, Membangun Lingkungan Sekolah Aman Dan Nyaman

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis manik-manik dan alat-alat yang akan mereka gunakan serta menjelaskan langkah-langkah dasar dalam membuat kerajinan manik-manik. Mulai dari pemilihan bahan, perencanaan desain, hingga teknik merangkai manik-manik.

Semua siswa tampak antusias dan penuh semangat untuk memulai proyek mereka. Selama pelaksanaan, siswa diajak untuk bekerja dalam kelompok kecil. Mereka diberi kebebasan untuk merancang dan membuat kerajinan manik-manik sesuai dengan kreativitas masing-masing.

Ada yang membuat gelang, cincin, dengan berbagai desain yang unik dan berwarna-warni. Proses ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis mereka, tetapi juga melatih mereka untuk bekerja sama dan berbagi ide dengan teman-teman sekelompok.

Para siswa berhasil membuat berbagai produk kerajinan yang tidak hanya cantik, tetapi juga memiliki nilai jual. Melalui pelaksanaan pembuatan kerajinan tangan dari manik-manik ini, semua siswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Mereka merasa bangga dengan apa yang telah mereka capai dan termotivasi untuk terus mengembangkan kreativitas mereka. Kerjasama yang terjalin selama pelaksanaan juga memperkuat hubungan sosial di antara mereka, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

Dengan antusiasme dan hasil yang dicapai, tidak hanya sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan siswa, tetapi juga sebagai upaya untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap seni dan keterampilan. Pelaksanaan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan bimbingan yang tepat, anak-anak dapat menghasilkan karya-karya yang luar biasa. (Heris)

Komentar