Sosialisasi Anti-Bullying Di SMP Negeri 1 Slogohimo, Membangun Lingkungan Sekolah Aman Dan Nyaman

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) Solo salah satu anggota KKN-PPM Kelompok 16 Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Fasya Salwa Nabila, telah mengadakan sosialisasi anti-bullying di SMP Negeri 1 Slogohimo.

Acara ini merupakan bagian dari program kerja individu yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya bullying dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

banner 300x250

Sosialisasi diadakan pada 1 Agustus 2024 tersebut dihadiri siswa kelas IX. Fasya Salwa Nabila, sebagai narasumber utama, memberikan pemahaman mendalam mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan serta langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah dan mengatasi bullying di lingkungan sekolah.

Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Menyosialisasikan Pentingnya Disiplin Menabung Di SDN 2 Waru Slogohimo

Dalam pemaparannya, Fasya menekankan pentingnya kesadaran setiap individu dalam menjaga sikap dan perilaku terhadap sesama teman.

“Bullying bukan hanya tentang tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa verbal dan emosional. Setiap siswa harus memiliki kesadaran bahwa perilaku tersebut tidak hanya merugikan korban, tetapi juga berdampak buruk bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan,” jelas Fasya.

Portalika.com/Ist

Selain pemaparan materi, acara ini juga melibatkan diskusi interaktif dengan para siswa. Mereka diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan pendapat mengenai cara-cara efektif dalam menangani kasus bullying.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih berani berbicara dan melaporkan jika mereka atau teman mereka menjadi korban bullying.

Portalika.com/Ist

Di akhir sesi, Fasya memberikan beberapa pesan penting kepada para siswa untuk selalu saling menghargai dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.

“Dengan bersama-sama, kita bisa menciptakan sekolah yang bebas dari bullying, di mana setiap siswa merasa aman dan dihargai,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah, yang berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. (Heris)

Komentar