Portalika.com [KLATEN] – Salah satu mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Hanggoro Dwi Basundoro yang tergabung dalam Program KKN di SD Negeri Bendan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan edukasi pada siswa-siswi kelas V pada 25 Juli 2025. Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan ini adalah mengenai perlindungan perempuan.
Materi tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini bahwa perempuan berhak mendapatkan rasa aman, penghargaan, serta kesempatan yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
Anak-anak diajak memahami bahwa banyak perempuan di sekitar kita yang bisa menjadi korban kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis.
Kekerasan tersebut seringkali menimbulkan dampak serius, mulai dari luka fisik, rasa takut, hingga trauma yang membekas. Dengan bahasa sederhana, fasilitator menjelaskan bahwa menyakiti perempuan, baik dengan kata-kata maupun perbuatan, adalah tindakan yang salah dan tidak boleh dilakukan.
Hanggoro menyatakan melalui cerita dan contoh kehidupan sehari-hari, siswa belajar bahwa menghormati perempuan dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti berbicara dengan sopan, membantu tanpa meremehkan, serta menghargai peran ibu, guru, dan teman perempuan mereka.
Pesan penting yang ditanamkan adalah bahwa perempuan bukan sosok lemah yang boleh diperlakukan semena-mena, melainkan pribadi yang setara dan berharga.
Selain itu, anak-anak diajak berdiskusi mengenai cara mereka bisa ikut melindungi perempuan di lingkungan sekitar. Jawaban yang muncul sederhana namun bermakna, seperti “tidak mengejek teman perempuan”, “membantu ibu di rumah”, dan “tidak main kasar dengan teman perempuan di sekolah”. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang perlindungan perempuan dapat tumbuh secara alami jika ditanamkan sejak dini.
Hasil dari kegiatan ini adalah lahirnya kesadaran kecil namun penting: siswa memahami bahwa menghargai perempuan merupakan bagian dari menjaga martabat manusia. Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih adil, penuh empati, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi semua, khususnya perempuan. (*)
Editor: Suryono












Komentar