Portalika.com [Wonogiri] – Mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta (Unisri) kelompok 23, Isnani Putri Utami dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara, telah melaksanakan program kerja individu berupa penyusunan struktur kepengurusan desa yang diwujudkan dalam bentuk MMT dan diletakkan di Balai Desa Jeporo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Program kerja ini merupakan salah satu bentuk informasi yang jelas dan mudah diakses mengenai struktur kepengurusan desa, termasuk nama, jabatan, dan tanggung jawab masing-masing anggota.

Desa Jeporo merupakan salah satu desa dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Desa ini terdiri dari delapan dusun, yaitu Dusun Jeporo, Dusun Jambul, Dusun Banar Kidul, Dusun Banar Lor, Dusun Taman Sari, Dusun Mlokokerep, Dusun Poncol, dan Dusun Girirejo.
Isnani Putri Utami menyatakan bahwa struktur kepengurusan desa melalui media cetak ini berfungsi sebagai media informasi yang memberikan gambaran jelas mengenai struktur organisasi desa dan individu-individu yang memegang posisi penting. Tujuan dari dibentuknya struktur kepengurusan desa melalui media cetak di kantor kepala desa adalah untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat dalam pemerintahan desa. Struktur kepengurusan desa melalui media cetak menyediakan informasi yang jelas dan mudah diakses mengenai struktur kepengurusan desa, termasuk nama, jabatan, dan tanggung jawab masing-masing anggota. Ini membantu masyarakat untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas berbagai fungsi pemerintahan desa. Dengan adanya informasi yang terbuka, masyarakat dapat lebih mudah mengawasi dan menilai kinerja perangkat desa. Jika ada permasalahan atau ketidakpuasan, warga dapat mengetahui siapa yang harus dihubungi atau diajak bicara.
Diharapkan dengan adanya program kerja ini dapat memberikan dampak positif pada masyarakat Desa Jeporo. Dengan adanya struktur kepengurusan desa melalui media cetak, diharapkan masyarakat Desa Jeporo lebih mudah mendapatkan informasi dan lebih mudah mengawasi serta menilai kinerja perangkat desa.(*)












Komentar