Mahasiswa Unisri Solo Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di SD Negeri Krandegan Menuju Indonesia Emas

Vetyana Nadila Sari, mahasiswa program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unisri Solo

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata PMM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo telah melaksanakan program kerja edukasi mengenai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menggunakan Metode Pembelajaran Scramble kepada siswa-siswi kelas V dan VI di SD Negeri Krandegan, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini diikuti oleh 23 siswa.

banner 300x250

Program kerja ini merupakan inisiatif individu Vetyana Nadila Sari, mahasiswa program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unisri Solo. Sebagai anggota KKN-PPM kelompok 41 Desa Sidorejo, Vetyana melaksanakan program ini pada Sabtu, 4 Agustus 2024.

Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan penguatan karakter pada anak serta mendorong mereka agar tumbuh dengan etika dan moral yang baik. Program ini juga bertujuan menumbuhkan motivasi anak agar karakter mereka terus berkembang, menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan, rasa peduli, keberanian, penghargaan, dan penghormatan terhadap orang lain. Selain itu, program ini bertujuan membentuk pribadi siswa agar memiliki nilai-nilai luhur bangsa dan dapat menjadi warga negara yang baik.

“Kegiatan ini mendorong siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam kehidupan sehari-hari lewat aktivitas belajar sekaligus bermain dengan metode kreatif dan menyenangkan melalui Metode Pembelajaran Scramble dengan mengerjakan Lembar Kerja berisi gambar-gambar karakter yang menarik,” ujar Vetyana Nadila Sari.

Metode Pembelajaran Scramble merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang mengajak siswa untuk mencari jawaban terhadap suatu pertanyaan yang berbentuk permainan. Media pembelajaran menggunakan kertas lembar kerja yang didesain menarik dengan berbagai gambar karakter anak.

Dalam pelaksanaannya, Vetyana memberikan pemaparan materi mengenai Pendidikan Karakter terlebih dahulu, lalu menayangkan video Pendidikan Karakter dalam kehidupan sehari-hari yang wajib dilakukan anak. Setelah itu, siswa diminta untuk mengerjakan lembar kerja karakterku berupa mencocokkan gambar dengan menempelkan pada tulisan yang sesuai dengan karakter pada gambar.

Lembar Kerja Karakterkuh terdapat lima nilai karakter utama yang bersumber dari Pancasila yang menjadi prioritas pengembangan Gerakan PPK, yaitu religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong. Siswa diminta menempelkan gambar yang sesuai dengan nilai karakter yang ada. Hal ini digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengingat informasi dengan baik.

Setiap siswa sekolah dasar hampir semua bisa mengikuti kegiatan dan mengerjakan lembar kerja yang diberikan dengan baik serta menambah antusias siswa dalam belajar. Harapannya, Pendidikan Karakter dapat membentuk siswa yang memiliki nilai Pendidikan Karakter dan dapat mewujudkan Indonesia Emas yang memiliki nilai Pendidikan Karakter.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat penting untuk dikembangkan oleh guru-guru di Indonesia mengingat Pendidikan Karakter begitu penting untuk membentuk pribadi lebih baik pada setiap anak. Metode pembelajaran kooperatif harus lebih dikembangkan dalam proses belajar mengajar agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang disampaikan,” ujar Vetyana Nadila Sari.

Harapannya, Pendidikan Karakter dapat membentuk siswa yang memiliki nilai Pendidikan Karakter dan dapat mewujudkan Indonesia Emas yang memiliki nilai Pendidikan Karakter.(*)

Komentar