Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, melaksanakan program kerja kelompok yang berfokus pada penghijauan lahan desa dan pembagian bibit tanaman kepada warga setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada [masukkan tanggal kegiatan] dengan melibatkan perangkat desa, mahasiswa KKN, serta masyarakat Kelurahan Tanjungsari. Program ini bertujuan tidak hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga untuk memberikan manfaat jangka panjang dalam aspek kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Unisri menyediakan 200 bibit tanaman, yang terdiri dari 30 bibit pucuk merah dan 170 bibit tanaman buah. Dari jumlah tersebut, 15 bibit pucuk merah ditanam di taman desa sebagai penambah keindahan ruang publik, serta 35 bibit tanaman buah ditanam di lahan desa untuk mendukung program penghijauan yang produktif. Sementara itu, sisanya dibagikan langsung kepada warga Kelurahan Tanjungsari agar dapat ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Menurut penjelasan mahasiswa KKN Unisri, pemilihan bibit tanaman bukan tanpa alasan. Pucuk merah dipilih karena memiliki nilai estetika tinggi dan cocok sebagai tanaman hias penghijau lingkungan desa. Sementara itu, bibit buah seperti mangga, jambu, dan alpukat dipilih karena dapat memberikan manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan hijau sekaligus menghasilkan buah yang bisa dikonsumsi oleh warga.
“Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat jangka panjang, bukan hanya sekadar tanaman hias, tetapi juga yang bisa dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Harapannya, bibit yang kami bagikan ini dirawat dengan baik agar nantinya bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah,” ujar salah seorang mahasiswa perwakilan KKN Unisri.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah desa Tanjungsari. Kepala Kelurahan menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa dalam membantu program penghijauan dan pemberdayaan masyarakat. “Apa yang dilakukan mahasiswa Unisri ini sangat membantu desa kami, karena selain memperindah lingkungan, juga meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kelestarian alam. Ini akan menjadi warisan baik untuk anak cucu kita,” ungkapnya.
Selain penanaman di lahan desa, momen pembagian bibit kepada warga juga disambut antusias. Banyak warga yang merasa terbantu, karena mereka bisa menanam tanaman produktif tanpa harus membeli bibit sendiri. Dengan adanya program ini, masyarakat diajak untuk ikut berperan dalam penghijauan desa sekaligus merasakan manfaat ekonomi dari hasil panen buah di masa mendatang.
Dengan semangat gotong royong, kegiatan penghijauan ini terlaksana dengan lancar dan penuh kebersamaan. Melalui sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga, Kelurahan Tanjungsari diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa yang hijau, sehat, produktif, sekaligus lestari.
Penulis: KKN UNISRI KELOMPOK 60 DESA TANJUNGSARI












Komentar