Mahasiswa UNS Raih Pemenang 3 Ajang Duta Bahasa Kepulauan Bangka Belitung 2023

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Esti Yulandari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS meraih juara sebagai pemenang 3 dalam Pemilihan Duta Bahasa Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023.

Atas raihannya ini, Esti mengaku senang dan bersyukur. “Alhamdulillah, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT, keluarga, teman-teman, serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu atas dukungan dan doanya. Terima kasih juga kepada pihak Kantor Bahasa dan Ikatan Duta Bahasa [Ikadubas] Kepulauan Bangka Belitung atas amanah dan apresiasi yang telah dipercayakan kepada saya,” ujar Esti disampaikan humas UNS, Senin, 12 Juni 2023.

banner 300x250

Esti menyampaikan, motivasinya mengikuti Pemilihan Duta Bahasa Kepulauan Bangka Belitung karena ajang tersebut relevan dengan latar belakang perkuliahannya.

Baca juga: 14 Universitas Kirimkan Petenis Di Kejurnas Tenis Perguruan Tinggi Semar Open I Tahun 2023 Di UNS

“Lebih lanjut, mempelajari bahasa merupakan sesuatu yang sangat ingin saya perdalam. Oleh karena itu, saya mengikuti beberapa kegiatan atau lomba yang berkaitan dengan kebahasaan termasuk ajang duta bahasa ini,” ujarnya.

Setelah menyandang gelar duta bahasa, Esti meyakini ada amanah besar yang ia emban, terkhusus bagaimana bisa menjadi teladan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Oleh karenanya, saya berkomitmen dalam pengembangan dan pembinaan Bahasa Indonesia yang dimulai dari diri saya sendiri. Sebagai seorang perwakilan pemelihara bahasa, saya senantiasa berupaya untuk bisa menempatkan dan menggunakan bahasa terutama Bahasa Indonesia dengan baik dan benar,” paparnya.

Esti berpesan agar bisa lebih bijak dalam menggunakan bahasa. “Mempelajari bahasa memang sering dianggap mudah. Namun, nyatanya tidak semudah yang dibayangkan. Oleh karenanya, marilah kita terus mempelajari bahasa, mencintai bahasa, dan melestarikan bahasa.” (Trianto H Suryono)

Komentar