Portalika.com [SURAKARTA] – Di tengah transformasi menuju ekonomi digital, peran Bank Indonesia menjadi sangat krusial dalam memastikan sistem pembayaran berjalan lancar dan aman. Hal ini dipelajari langsung oleh Carmelita Devina Cristy, mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.
Melalui program magang yang dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 28 November 2025, ia berkesempatan mendalami tugas di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo.
Selama masa magang, Carmelita ditempatkan pada Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah atau SP-PUR. Di unit ini, ia terlibat dalam berbagai inisiatif strategis untuk mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai di wilayah Solo Raya, yang menjadi bagian dari misi Bank Indonesia dalam memfasilitasi percepatan ekonomi dan keuangan digital.
Salah satu pengalaman lapangan yang signifikan adalah partisipasinya dalam kegiatan On Boarding QRIS bersama Netzme di Pasar Nguter, Sukoharjo. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 70 pedagang diberikan edukasi mengenai kemudahan transaksi digital serta didaftarkan untuk mendapatkan fasilitas pendukung pembayaran.
Selain itu, ia juga berkontribusi dalam persiapan event besar bertajuk QRIS Tap Mall di Pakuwon Mall Solo Baru, mulai dari penyusunan dokumen teknis hingga pembuatan materi publikasi digital.
Sebagai mahasiswa akuntansi, ketelitian menjadi aspek utama yang ia terapkan saat ditugaskan melakukan verifikasi data pada kegiatan QRIS Mandegani. Carmelita secara rutin melakukan pengecekan keabsahan bukti transaksi yang diunggah oleh peserta program untuk memastikan tidak adanya duplikasi data.
Dalam proses tersebut, ia mengidentifikasi adanya tantangan berupa pengunggahan bukti transaksi yang sama secara berulang, yang menekankan pentingnya mekanisme verifikasi yang ketat guna menjaga integritas laporan.
Selama satu bulan penuh, Carmelita dibimbing oleh Andhi Wirawan Hadi Saputro dalam menjalankan berbagai tugas teknis maupun administratif. Selain menangani sistem pembayaran, ia juga belajar mengenai tata kelola dokumentasi melalui pengarsipan surat dinas internal.
Pengalaman ini membuktikan bahwa ilmu akuntansi memiliki relevansi yang sangat kuat dalam mendukung kebijakan bank sentral, khususnya pada aspek pengawasan, akurasi data, dan pengendalian internal.
Sinergi antara dunia akademik melalui Universitas Slamet Riyadi dengan instansi strategis seperti Bank Indonesia Solo diharapkan terus berlanjut. Program magang ini tidak hanya memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa, tetapi juga membantu mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi dinamika ekonomi digital nasional di masa depan. (*)
Editor: Suryono












Komentar