Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, kelompok 80 telah melaksanakan program kerja peduli lingkungan melalui edukasi pengolahan sampah sedari dini kepada peserta didik kelas IV dan V sebanyak 16 peserta di SDN 3 Mlokowetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini merupakan program kerja individu, Frida Nur Anisa dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dan telah dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Juli 2024.
Kegiatan ini dalam upaya untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan, masyarakat kreatif di berbagai daerah kini semakin aktif dalam mengolah limbah botol plastik menjadi produk kerajinan yang bernilai. Salah satu contohnya adalah pembuatan kerajinan tempat pensil dari limbah botol plastik yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kelompok 80 Universitas Slamet Riyadi.
Baca juga: Mahasiswa KKN PPM UNISRI Terapkan Media Permainan Ular Tangga Pancasila, Belajar PPKn Jadi Seru
Mahasiswa Unisri dengan ide kreatifnya mengumpulkan botol plastik bekas, seperti botol air mineral dan minuman bersoda, lalu mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual. Proses pengolahan melibatkan tahap pemotongan, pembersihan, penempelan sedotan, memberi tatakan dari kardus bekas dan menghiasi menurut kreatifitas setiap anak.

Hasil akhirnya adalah tempat pensil yang unik dan estetis serta mempunyai nilai jual. Selain memberikan solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan limbah plastik, upaya ini juga memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.
Produk-produk kerajinan dari limbah botol plastik ini semakin diminati oleh masyarakat, baik sebagai barang hiasan maupun hadiah. Kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pemanfaatan kembali limbah plastik dapat semakin ditingkatkan.
Pembuatan kerajinan tempat pensil dari limbah botol plastik tidak hanya menciptakan produk bernilai, tetapi juga membantu menjaga kebersihan lingkungan kita untuk generasi mendatang. Dengan semakin banyaknya komunitas dan individu yang terlibat dalam upaya ini, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pola konsumsi plastik serta pengelolaan limbah secara keseluruhan. (Heris)











Komentar