Portalika.com [PEMALANG] – Dalam rangka mendukung literasi keuangan digital dan inklusi ekonomi di masyarakat, seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kepada ibu-ibu PKK di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kecamatan Pemalang.
Sendy selaku mahasiswa bertujuan untuk memperkenalkan metode pembayaran non-tunai yang lebih praktis dan aman melalui QRIS, khususnya kepada para pelaku UMKM dan ibu rumah tangga yang menjadi bagian penting dalam perputaran ekonomi desa.
Dalam sesi ini, Sendy dari jurusan manajemen tidak hanya memberikan penjelasan mengenai manfaat QRIS dalam transaksi sehari-hari, tetapi juga memberikan panduan dalam simulasi penggunaan QRIS melalui aplikasi dompet digital yaitu Gopay Merchant.
Program ini juga dilengkapi dengan panduan sederhana penggunaan QRIS, yang dirancang dengan bahasa mudah dan visual yang menarik agar bisa dipahami oleh seluruh kalangan usia.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan ibu-ibu PKK dapat lebih paham teknologi dan mulai mengadopsi metode pembayaran digital dalam aktivitas ekonomi mereka, seperti saat menjual produk rumahan atau kebutuhan PKK lainnya,” ujar Sendy.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang menyadari pentingnya adaptasi terhadap teknologi finansial di era digital saat ini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT turut mendukung program pemerintah dalam memperluas penggunaan QRIS sebagai standar transaksi digital nasional, terutama di wilayah pedesaan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya membawa ilmu dari kampus, tetapi juga mampu menciptakan solusi praktis yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. (*)
Penulis: Sendy Chandra, mahasiswi Jurusan manajemen Undip Semarang
Editor: Triantotus












Komentar