Pertama Kali, Polri Bentuk Posko Monitoring Pantau Penerimaan Anggota Secara Realtime

banner 468x60

Portalika.com [JAKARTA] – Asisten Sumber Daya Manusia (ASSDM) Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan jajarannya mengopotimalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bentuk penguatan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dalam penerimaan anggota Polri.

“Pertama kalinya, Polri membentuk posko monitoring center CAT akademik dan psikologi,” kata Irjen Dedi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 29 Mei 2023.

banner 300x250

Mantan Kadiv Humas Polri ini membeberkan, pelaksanaan tes dilakukan secara realtime dengan computer assisted test (CAT) yang diawasi oleh pengawas internal antara lain Itwasum, Divpropam Polri, Direktorat Siber Bareskrim, Inteltek Baintelkam Polri.

BACA JUGA  In Memoriam Mantan Kepala BNPB, Kurniawan Eko Sedih atas Kepergian Jenderal Doni Monardo

Baca juga: Polres Wonogiri Dalami Kasus Pencabulan Kamad Dan Guru Di Baturetno

Tidak hanya pihak internal, pelaksanaan tes penerimaan dengan menggunakan CAT ini juga diawasi eksternal yaitu BSSN, ahli IT dari Universitas Gunadarma dan LSM Peningkatan sumber daya manusia (Pesdam).

BACA JUGA  Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Warga Tegal Korban Tanah Bergerak Mau Relokasi, Dapat Rumah dan Sertifikat
Portalika.com/Humas Reswi

“Memberdayakan teknologi komunikasi yang telah dimiliki dan menyebar di 34 Satuan Wilayah, termasuk Papua dan Papua Barat,” kata Dedi.

Dengan menggunakan CAT yang bisa dipantau secara realtime, kata Dedi hasilnya langsung dapat diketahui oleh peserta seleksi dan mengantisipasi adanya kerjasama antar peserta seleksi maupun pihak lain yang akan membantu peserta, karena soal yang tampil di layar PC masing-masing peserta seleksi berbeda.

BACA JUGA  Satgas CS-137 Tegaskan Produk Olahan CPI Tak Terkontaminasi Radioaktif

Kemudian, sambung Dedi, ketika terjadi permasalahan dalam proses seleksi, seketika dapat diselesaikan karena adanya keputusan langsung dari pengampu kebijakan. Melalui posko monitoring center ini, terdapat interaksi secara langsung antara panitia pusat dengan seluruh panitia wilayah dan sebagai mitigasi cepat atas permasalahan- permasalahan.

“Seperti kendala login ke server, ganguan perangkat komputer, ganguan jaringan listrik atau internet,” tandas Dedi. (Triantotus)

Komentar