Polres Sukoharjo Mengungkap 14 Kasus Penyakit Masyarakat

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Polres Sukoharjo mengungkap sejumlah kasus dalam pelaksanaan Operasi Pekat Candi, yang digelar selama 20 hari mulai tanggal 6 hingga 25 Maret 2024, dengan sasaran penyakit masyarakat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, saat konferensi pers, Rabu, 27 Maret 2024, mengatakan Operasi Pekat Candi digelar dalam rangka mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 diwilayah hukum Kabupaten Sukoharjo.

banner 300x250

Kapolres menjelaskan, selama pelaksanaan operasi, Polres Sukoharjo mengungkap kasus perjudian sebanyak 3 kasus, narkoba 3 kasus, petasan satu kasus, minuman keras 5 kasus, dan premanisme sebanyak 2 kasus.

Baca juga: Inilah 34 Personel Polres Sukoharjo Penerima Penghargaan

Dalam pengungkapan kasus tersebut, sebanyak 20 pelaku diamankan. Di antaranya pada kasus perjudian sebanyak 9 orang, narkoba 3 orang, petasan seorang, minuman keras 5 oran dan kasus premanisme 2 orang.

Selain itu, Polres Sukoharjo juga mengungkap kasus perzinahan dengan pelaku 48 pasang atau 96 orang.

Kapolres menambahkan, dalam Operasi Pekat Candi 2024 tersebut, Polres Sukoharjo mengamankan barang bukti berupa 31,71 gram sabu, 3 bungkus plastik serbuk bahan pembuat petasan dengan total seberat 3 kg dan 9 botol berisi minuman keras berbagai merek.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit menginterogasi salah satu tersangka pekat. (Portalika.com/Eka)

Dari pengungkapan kasus-kasus tersebut, para tersangka dikenakan berbagai pasal. Seperti kasus perjudian dikenakan pasal 303 bis ayat (1), (2) KUHP. Kasus Narkoba dijerat pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat 1 huruf (a) dari Undang-undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 114 ayat (2) dan/atau pasal 112 ayat (2) dari Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasus petasan dikenakan pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No 12 tahun 1951. Kemudian kasus minuman keras dijerat dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sukoharjo Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Premanisme dikenakan pasal 1 Undang – Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951. Dan kasus perzinahan dilakukan pembinaan. (Triantotus)

Komentar