Portalika.com [SUKOHARJO] – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Susilo menghadiri upacara penerimaan Satgas Kontingen Garuda XXIII-R/UNIFIL di Lapangan Yonif 413/Bremoro Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 26 April 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkompinda Kabupaten Sukoharjo dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Mayjen TNI Susilo mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air bagi Satgas Kontingen Garuda XXIII-R/UNIFIL.
Baca juga: Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing, Begitu Semboyan Satgas TMMD Reguler Kodim 0735/Surakarta
Dia mengaku bangga atas pencapaian Satgas Kontingen Garuda XXIII-R/UNIFIL selama bertugas di Lebanon.
Selama di Lebanon, Satgas Kontingen Garuda XXIII-R/UNIFIL telah berperan aktif menjaga perdamaian dunia.
“Sesuai dengan pembukaan UUD 1945, khususnya alinea keempat, menyatakan bahwa salah satu tujuan nasional Indonesia adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Ini berarti Indonesia memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia,” jelasnya.
Selain tugas utama menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah operasi sesuai mandat PBB, lanjutnya Satgas juga turut berperan aktif dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat lokal melalui berbagai kegiatan sosial, pengenalan budaya, bantuan kemanusiaan dan program pembangunan kecil.
“Tentunya dalam misi perdamaian PBB membawa nama bangsa Indonesia di kancah internasional,” terangnya.
Terkait tantangan, dia menegaskan tantangan terberat pasukan saat ini adalah terjadi konflik antara Israel Lebanon.
“Satgas menjaga dan membantu masyarakat agar tercipta keamanan dan mengenai konflik agar bisa diselesaikan. Selain itu membantu di bidang kemanusiaan dengan berpedoman pada SOP yang telah ditentukan oleh PBB,” tegasnya.
Dia menambahkan pihaknya sangat bangga dengan keberhasilan satgas Yonif 413 yang telah menjalankan misi perdamaian di Lebanon dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.
“Mereka mampu menjaga nama baik TNI, sekaligus mewujudkan peran aktif Indonesia dan dalam menjaga perdamaian dunia. keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras, kekompakan dan semangat mereka selama berada di daerah misi, dan alhamdulillah mereka mampu menjalankan tugas selama 1 tahun diterimanya oleh masyarakat di Lebanon dengan kegiatan teritorial, pengenalan budaya serta membantu kesulitan warga di Lebanon,” tutupnya. (Yulianto)












Komentar