SPPG Nakal Dijewer Gubernur Ahmad Luthfi Berikut 4 Instruksikan untuk MBG di Jateng

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan empat hal kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Dinas kesehatan Kabupaten dan kota. Ahmad Luthfi menginginkan program Presiden Prabowo Subianto ini, tetap berjalan secara baik dan berkelanjutan di Jawa Tengah.

Terlebih lagi masyarakat juga membutuhkan makanan bergizi untuk putra-putri mereka di sekolah. Instruksi pertama adalah kewajiban SPPG untuk memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

banner 300x250

Ini merupakan bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan olahan pangan siap saji.

BACA JUGA  Laga Sengit Tiga Gol, Kuda Laut Nusantara Angels Tundukkan Dragon Kuning Ladies 3-2

Surat ini pun bukan hanya sekadar formalitas namun harus benar-benar dipraktekkan. “Kami tak ingin SLHS hanya diberikan saja. Harus dilakukan inspeksi. Pelatihan gizi kesehatan dan dibuat role model,” kata Ahmad Luthfi.

Saat menyampaikannya, Ahmad Luthfi benar-benar tegas bahkan bernada ancaman bagi siapa saja pelaku MBG yang sembrono. Lantaran makanan yang disajikan ini bukan hanya berkaitan dengan gizi saja, melainkan juga nyawa anak-anak jika ada kelalaian soal kualitas bahan pangan.

BACA JUGA  28 Pasangan Pengantin di Tirtomoyo Gunakan Tanggal Cantik 10102025 Menjadi Momen Sakral Akad Nikah

Instruksi kedua adalah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota di Jateng mendirikan posko pengawasan dalam 24 jam. Posko ini untuk mengawasi proses pembuatan MBG hingga distribusi dari dapur menuju sekolah.

BACA JUGA  Peringati Hari Idul Adha 1447 H, Warga Perum Solo Elok, Surakarta Sembelih 3 Ekor Sapi

Ketiga, Pimpinan SPPG wajib melakukan komunikasi dengan orang tua wali murid. “Jalin komunikasi dua arah kepada wali murid. Yang kemarin-kemarin tak boleh terulang lagi,” tandasnya.

Keempat adalah mengajak semua stakeholder terkait program MBG untuk menyukseskan. Makanan wajib higienis dan bergizi. Proses distribusi juga dilakukan secara efisien waktu. Ia ingin MBG di Jateng bisa menjadi percontohan dan terus terlaksana secara baik. (*)

Editor: Triantotus

Komentar