Sukoharjo Optimalkan Lahan Tidur Untuk Swasembada Pangan

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Kepolisian resort (Polres) bersama Pemerintah Kabupaten dan TNI Sukoharjo menginisiasi pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung program nasional ketahanan pangan, khususnya jagung seiring tidak adanya lahan hutan sosial.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, Rabu, 9 Juli 2025 di area persawahan Desa Manisharjo, Kecamatan Bendosari memimpin penanaman jagung secara simbolis. Kegiatan ini menjadi tonggak awal gerakan kolaboratif yang melibatkan unsur Polri, Pemkab, TNI dan masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.

banner 300x250

β€œDi Sukoharjo ini memang tidak ada lahan hutan sosial, tapi itu bukan alasan untuk berhenti. Justru kami berusaha mencari lahan-lahan tidur yang bisa dimanfaatkan. Alhamdulillah, melalui kerja sama yang baik, kami bisa mengumpulkan lahan sekitar 5,3 hektare untuk ditanami jagung,” ungkap AKBP Anggaito.

BACA JUGA  Yayasan Amal Sahabat Surakarta dan Al-Azhar Syifa Budi Solo Gelar Silaturahmi serta Halalbihalal 1447 H

Ia optimistis langkah ini akan mendorong peningkatan luas tanam jagung yang sebelumnya mencapai 2.000 hektare pada tahun lalu. Dengan tambahan lahan, tidak menutup kemungkinan Sukoharjo mampu menembus 2.200 hingga 2.500 hektare di musim tanam mendatang.

β€œIni bentuk kesungguhan kami bersama Dinas Pertanian. Kita tidak hanya melihat hasil, tapi juga proses kolaborasi dan keberlanjutan. Untuk pemasaran, kami beri ruang fleksibel. Petani bisa menjual ke pihak ketiga atau menyimpannya sebagai cadangan benih. Yang penting jumlah panen naik dan hasilnya lebih baik,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pentingnya, Peran Serta Masyarakat dalam Pengukuran Tanah di Wonogiri

Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan pemerintah pusat saat ini fokus pada dua komoditas strategis dalam program swasembada pangan, yakni padi dan jagung.

Ia menilai, capaian Sukoharjo dalam sektor padi sudah sangat membanggakan dan kini giliran jagung yang digenjot.

β€œKita sudah mencapai 300 persen serapan gabah untuk padi. Ini capaian luar biasa. Hari ini kita mulai serius garap jagung. Harapannya, dengan gerakan seperti ini, kita bisa mengejar target luasan tanam 2.000 hektare di tahun 2025,” tegasnya.

BACA JUGA  Mahasiswa Unisri Bantu UMKM Pondok Go-Digital Masuk Google Maps

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh segala upaya menuju swasembada jagung.

β€œSelama ini Sukoharjo memang dikenal sebagai lumbung padi, tapi kami yakin dengan kolaborasi lintas sektor seperti ini, jagung juga bisa berkembang pesat. Kami menargetkan 2.000 hektare untuk mendukung program nasional. Bantuan dari Polres dan jajaran TNI sangat berarti untuk mendorong perluasan areal tanam,” jelasnya. (Triantotus)

Komentar