Portalika.com [WONOGIRI] – Seorang pemotor meninggal dunia dan seorang mengalami luka berat setelah tertindih bak truk bermuatan telur. Kedua korban terlibat peristiwa kecelakaan di ruas Jalan Jatisrono-Slogohimo tepatnya di Dukuh Jati, Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Sabtu, 12 Oktober 2024.
Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo, SH, SIK melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, SH, MH, menjelaskan kecelakaan melibatkan truk pengangkut telur bernomor AG 8184 UT yang dikemudikan Basori, warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur
Truk tersebut melaju dari arah Purwantoro atau arah timur. Sementara sepeda motor berpelat nomor AD 4960 PI dikendarai C, 13 berboncengan dengan S, 73 melaju dari arah barat atau arah berlawanan.
Baca juga: Berprestasi, 18 Anggota Polres Wonogiri Dapat Reward, Satu Anggota Peroleh Umroh Gratis
Kedua korban warga Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Anom mengungkapkan, kecelakaan maut berawal saat truk pengangkut telur melaju dari arah Purwantoro menuju Wonogiri.
Setibanya di lokasi kejadian, truk mengalami pecah ban depan bagian kanan, akibatnya truk hilang kendali dan terguling ke sisi kanan jalan menimpa sepeda motor yang berjalan dari arah barat ke timur.
“Truk terguling menimpa kedua korban. Selain menewaskan S, satu orang pengendara motor lainnya yakni C mengalami luka berat,” ujarnya, Minggu, 13 Oktober 2024.
Menurutnya, proses evakuasi korban berlangsung dramatis mengingat keduanya tertindih bak truk sehingga membutuhkan waktu lama untuk memindahkan truk tersebut.
Akibat kejadian ini seorang meninggal dunia dan seorang lainnya luka berat, sementara untuk pengemudi truk mengalami luka ringan.
Anggota Satlantas Polres Wonogiri langsung melakukan olah tempat kejadian dan membersihkan muatan telur yang berserakan di jalan tersebut. “Evakuasi sempat membuat kemacetan lalu lintas di jalan tersebut,” katanya.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas dan sopir truk sudah diamankan petugas unit Gakkum Satlantas Polres Wonogiri guna dimintai keterangan.
“Dari kejadian ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk hati-hati dan kepada awak transportasi agar memperhatikan kapasitas muatan serta selalu cek tekanan ban dan kelaikan kendaraan sebelum jalan,” ujarnya. (Suryono)












Komentar