Wow, Pohon Kurma Tumbuh Subur Dan Berbuah Lebat Di Wonogiri

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Pada bulan ramadan, permintaan akan kurma meningkat karena sebagai salah satu makanan yang biasa disantap untuk berbuka puasa. Meskipun kurma sering dikaitkan dengan Timur Tengah, kini beberapa jenis kurma dapat tumbuh subur bahkan berbuah lebat di Indonesia.

Ternyata, pohon kurma mampu berkembang dengan baik di wilayah tropis seperti Indonesia. Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menjadi salah satu contohnya, terutama di Desa Balaipanjang, Kecamatan Jatipurno.

banner 300x250

Di lokasi ini, terdapat 25 pohon kurma yang tumbuh subur, hasil dari usaha keras H Aris Setyawan, seorang wiraswasta kelahiran Wonogiri. Dia pada tahun 2021, memulai menanam 25 pohon kurma di halaman rumahnya.

Baca juga: UPTD Puskesmas Jatipurno Berikan Layanan Konsultasi Kesehatan Gratis Untuk Remaja Di Jatipurno Youth Fest

Dia memilih jenis Barhee, KL-one dan Medjool, karena ketiga jenis ini terbukti adaptif dengan iklim tropis di Indonesia, khususnya daerah Kecamatan Jatipurno, Wonogiri.

Proses budidaya pohon kurma dimulai dengan memilih bibit unggul, mengolah tanah dengan pemupukan rutin, menjaga sanitasi dan memberikan air yang cukup. Selain itu, area sekitar pohon harus terjaga kebersihannya dari rumput liar dan ilalang.

Manggar buah kurma. (Portalika.com/Thamrin)

Banyak masyarakat dan penghobi tanaman yang tertarik mengunjungi rumah Aris untuk melihat langsung pohon kurma yang dapat tumbuh dan berbuah lebat. Mereka ingin membuktikan bahwa kurma dapat berkembang dengan baik di wilayah tropis, khususnya di Jatipurno.

Bahkan, beberapa rekan Aris dari Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan berkunjung ke Jatipurno untuk membuktikan hal tersebut, karena mereka sendiri belum berhasil membuat pohon kurma berbuah.

Aris, seorang ayah empat anak, menjelaskan pohon kurmanya mulai berbuah saat berumur sekitar 27 bulan dengan tinggi batang belum mencapai satu meter. Yang berbuah saat ini ada empat pohon dan yang satu sudah dipanen.

Portalika.com/Thamrin

Dia bercerira yang dipanen perdana hanya satu tandan saat itu yang muncul dari pohon kurma tersebut dan sudah habis dibagikan kepada tetangga dan para pengunjung. Karena menurut masyarakat kurma muda dapat menjadi salah satu alternatif untuk terapi bagi yang belum memiliki keturunan.

Di Indonesia, masyarakat kerap merekomendasikan makan kurma muda bagi pasangan yang sedang program hamil.

Disinggung masalah perawatan, Aris mengatakan perawatannya tidak sulit, asalkan tersedia matahari, air dan pupuk yang cukup, Insya Allah pohon kurma bisa tumbuh dan berbuah. Semoga keberhasilan para petani kurma ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih menghargai potensi alam yang ada di tanah air Indonesia (Thamrin)

Komentar