65 Bengkel Di Sukoharjo, Dapat Sosialisasi Larangan Memasang Knalpot Brong

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Jajaran Polres Sukoharjo menggelar sosialisasi terkait penggunaan knalpot brong kepada sejumlah bengkel sepeda motor maupun bengkel knalpot di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Selasa, 2 Januari 2024. Sosialisasi karena maraknya penggunaan knalpot brong tidak standardi masa kampanye Pemilu.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit melalui Kasi Humas  Kompol Daryanta, mengatakan Polres Sukoharjo saat ini gencar melaksanakan sosialisasi imbauan tentang penggunaan knalpot brong.

banner 300x250

“Sasaran patroli yakni di bengkel-bengkel sepeda motor dan bengkel knalpot. Selain itu, Polres Sukoharjo juga menindak sepeda motor berknalpot brong yang melintas dijalan raya,” ucap Kompol Daryanta.

Baca juga: Awali Tahun 2024, 118 Kendaraan Berknalpot Brong Ditilang Dan Diamankan Polres Sukoharjo

Lebih lanjut Kompol Daryanta menjelaskan pemakaian knalpot terhadap kendaraan ada aturannya. Kalau menggunakan knalpot tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan termasuk knalpot brong atau racing, dapat sanksi pidana atau denda sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 285 ayat (1) mengatur tentang persyaratan teknis dan laik jalan yang tidak memenuhi standar.

Personel Polres Sukoharjo sosialisasi knalpot brong tidak boleh dipasang karena tidak standar. (Portalika.com/Eka)

Dalam ketentuan tersebut salah satunya adalah larangan penggunaan knalpot bising, bogar, brong.

“Kemarin, saat perayaan tahun baru, Polres telah mengamankan 118 kendaraan berknalpot brong, dan untuk selanjutnya kami lakukan sosialisasi ke bengkel-bengkel,” jelasnya.

Sebanyak 65 bengkel sepeda motor maupun bengkel knalpot, dapat sosialisasi dari jajaran Polres Sukoharjo untuk tidak membantu warga yang ingin mengganti knalpot standar ke knalpot brong berisik.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mendukung penertiban dan penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot brong yang dilakukan oleh Polri, karena keberadaan knalpot brong betul-betul sangat meresahkan masyarakat,” katanya. (Triantotus)

Komentar