Unisri Gelar Kegiatan Menabung Seru untuk Siswa SDN 2 Sidorejo: Memupuk Kesadaran Finansial Sejak Dini

Meningkatkan Kesadaran dan Semangat Menabung Sejak Dini dengan Membuat Celengan Hias

banner 468x60

Portalika.com [Wonogiri] – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) mengadakan kegiatan menarik berjudul “Meningkatkan Kesadaran dan Semangat Menabung Sejak Dini dengan Membuat Celengan Hias” bersama siswa SDN 2 Sidorejo, Jatisrono, Wonogiri. Kegiatan ini diikuti oleh 19 siswa kelas 5 dan bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya menabung serta mendorong anak-anak untuk menyisihkan uang jajan mereka.

Portalika.com/Ist

Di dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi mengenai manfaat menabung serta cara-cara untuk melakukannya. Dengan mengusung pepatah bijak “Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya,” mereka berupaya menanamkan nilai-nilai positif dalam diri anak-anak. Menabung sejak dini diharapkan dapat mengurangi pola konsumtif yang tidak bermanfaat dan membantu anak-anak belajar hidup hemat.

banner 300x250

“Mengajarkan anak untuk menabung sejak dini sangat penting untuk pembentukan karakter mereka,” ungkap Leta Novi Romadhoni, salah satu mahasiswa KKN. Ia menjelaskan bahwa dengan menabung, anak-anak bisa memfasilitasi perkembangan kecerdasan di berbagai aspek. Menurutnya, pengenalan uang pada anak tidak selalu buruk; sebaliknya, itu justru dapat mengajarkan mereka untuk lebih menghargai uang dan belajar berhitung.

Selama kegiatan, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam praktik pembuatan celengan hias. Mahasiswa KKN menggunakan media seperti papan tulis, kapur, stiker nama, dan tentunya bahan-bahan untuk membuat celengan. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang cara menyimpan uang yang mereka miliki.

Cara yang diajarkan untuk menabung pun sederhana. Anak-anak diberikan target tertentu, misalnya, jika mereka ingin membeli barang favorit, mereka harus menabung dalam jangka waktu tertentu. Dengan cara ini, anak-anak belajar untuk menghargai proses menabung dan merencanakan pengeluaran mereka.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi pembuatan celengan hias, di mana anak-anak dapat berkreasi sepuasnya sambil belajar tentang pentingnya menabung. Dengan demikian, diharapkan anak-anak dapat membawa pulang pengalaman berharga dan semangat untuk mulai menabung sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun karakter generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola keuangan. (Wahyudi)

Komentar