Portalika.com [SUKOHARJO] – Ratusan siswa berhamburan keluar kelas setelah mendengar sirine peringatan dini gempa bumi megatrust di SMP Ahmad Dahlan Program Khusus Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 24 Agustus 2024.
Gempa dikabarkan menelan korban dan bencana alam gempa bumi megatrust di pulau Indonesia diprediksi akan mengakibatkan tsunami besar di pesisir pantai Indonesia, hal ini mendapat respon baik guru dan siswa di SMP Ahmad Dahlan Program Khusus Sukoharjo dengan memberikan pelatihan mitigasi bencana alam pada muridnya.
SMP Ahmad Dahlan PK mengadakan simulasi bencana alam yang bekerjasama dengan BPBD Sukoharjo. Dalam simulasi itu digambarkan siswa sedang melakukan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas namun sesaat terdengar suara sirine sebagai pertanda peringatan dini gempa bumi.
Baca juga: 57 PTN Dan PTS Adu Tangkas Di Kontes Robot Indonesia
Sirine telah dibunyikan sehingga ratusan siswa sontak berhamburan keluar untuk menyelamatkan dirinya. Sebelumnya siswa juga berlindung di bawah meja menunggu sesaat gempa berhenti dan menuju titik kumpul yang telah ditentukan.
Kepala SMP Ahmad Dahlan Sukoharjo, Anugroho, SPd menjelaskan untuk menanggulangi hal tersebut mitigasi bencana alam gempa yaitu dengan memberikan materi dan praktek langsung jika terjadi gempa.
“Gimana nanti suatu saat ketika terjadi adanya gempa bumi itu, apa yang harus dilakukan anak-anak sudah paham jadi untuk meminimalisir korban nantinya,” kata dia.
Dia menyatakan dalam simulasi kekhawatiran siswa itu terjadi seperti apa kalau terjadi beneran. Para siswa belum memiliki pemahaman yang baik tentang evakuasi bencana alam.
Wafa Faiha Adzra, siswa kelas VIIIb SMP Ahmad Dahlan Program Khusus mengungkapkan, simulasi tanggap bencana berupa gempa bumi ini sangat bermanfaat bagi para siswa dalam melatih pengetahuan dan tanggap bencana jika gempa bumi benar terjadi.
Menurutnya, para siswa sudah dibekali ilmu untuk menanggulangi sejak dini yaitu dengan cara berlindung di bawah meja setelah bunyi sirine dan dilanjutkan menuju titik aman tempat berkumpul memastikan gempa benar-benar aman. (Naharudin)












Komentar