Masyarakat Nilai Gebrakan Program Perumahan Menteri PKP Sangat Baik

banner 468x60

Portalika.com [JAKARTA] – Sejumlah masyarakat menilai gebrakan dan terobosan program perumahan yang dilaksanakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait sangat baik dan pro rakyat.

Adanya program pembangunan rumah gratis dan open house rumah susun (Rusun) Pasar Rumput yang berhasil menurunkan tarif sewa diharapkan mampu memudahkan masyarakat untuk punya rumah layak huni dan terjangkau.

banner 300x250

“Saya melihat terobosan yang dilaksanakan Menteri Ara sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman [PKP] yang baru sangat baik. Semoga kedepannya semakin banyak trobosan-trobosan yang baru termasuk Rusun yang harganya terjangkau untuk rakyat,” ujar salah seorang warga DKI Jakarta, Akbar Muhammad saat ditemui di sela-sela kegiatan open House Rusun Pasar Rumput di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Menteri Maruarar Canangkan Gerakan Nasional Gotong Royong Bangun Rumah Untuk Rakyat

Menurut pria yang akrab disapa Abib tersebut, adanya event open house ini sangat baik dan perlu dilaksanakan secara rutin. Jadi masyarakat bisa berkonsultasi ataupun menanyakan biaya sewa dan melihat kondisi unit Rusun yang tersedia.

“Saya sama keluarga mau lihat-lihat dulu, unitnya seperti apa, pembeayaannya seperti apa, syaratnya apa aja. Tempatnya [Rusun pasar Rumput] itu strategis, jadi kalau mau pergi kemana saja enak dan banyak sarana transportasi dan fasilitasnya lengkap,” katanya.

Portalika.com/Ristyan Mega Putra

Ke depan, dirinya menambahkan, Kementerian PKP harus bisa pro aktif dalam menjalankan program perumahan rakyat bagi masyarakat Jakarta khususnya dan daerah-daerah lainnya. Apalagi masih banyak Rusun yang sudah dibangun masih banyak yang kosong dan belum dihuni serta minimnya informasi bagaimana cara menyewa Rusun.

“Semoga kementerian perumahan dibawah pimpinan Pak Ara bisa menjalankan program-program yang di tuangkan maupun di visi misi kan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kalau banyak masyarakat yang tinggal di Rusun kan bagus,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan penghuni Rusun Pasar Rumput, Eti Sunarti. Wanita berusia 60 tahun tersebut mengaku menjadi korban kebakaran di Kawasan Manggarai dan sangat senang bisa tinggal di Rusun dan gratis beaya sewa selama  satu tahun.

“Saya korban kebakaran dan disini saya ditempatin selama ini gratis selama 1 tahun. Terimakasih kepada Presiden Pak Prabowo yang telah menggratiskan saya disini selama 1 tahun dan semoga sukses,” tandasnya.

Portalika.com/Ristyan Mega Putra

Sementara itu, warga lainnya Eka, 42, juga berharap dapat tinggal di Rusun Pasar Rumput. Menurutnya dengan tarif sewa Rusun yang diturunkan sangat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk bisa tinggal di hunian vertikal yang juga memiliki fasilitas lengkap.

“Harapannya sih pengen tinggal disini fasilitas Alhamdulillah lengkap, buat kamar 3 kasur, kamar mandi juga nyaman pokonya bersih, bagus, layak. Pengennya harga murah gitu yang terjangkau sama ekonomi, karena cari duit juga susah. Pak Prabowo Presiden saya yang terhormat kepala negara saya, tolongin keluarga korban kebakaran,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Dita warga yang tinggal di daerah Tanah Abang. Dirinya berencana menyewa unit Rusun Pasar Rumput karena lokasinya dekat dengan sarana  transportasi seperti Trans Jakarta dan Kereta Api.

“Jadi kemana-mana mudah dijangkau dengan fasilitas umum. Harga sewa mulai Rp1,2 juta itu terjangkau sekali,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri PKP Maruarar Sirait didampingi Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setiabudi dan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto melihat secara langsung proses open house Rusun Pasar Rumput pada hari Jumat, 1 November 2024 lalu.

Menteri PKP juga mengingatkan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta dan DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk tetap mengawal proses penghunian ini sampai selesai. Menteri PKP juga mentargetkan para penghuni Rusun Pasar Rumput bisa dari masyarakat sekitar yang bekerja dan berusaha di kawasan itu, para ASN, TNI Polri, Guru, Buruh dan Milenial yang bekerja di kota.

“Kami ingatkan agar teman-teman Pemprov dan DPRD DKI Jakarta untuk bekerja jangan setengah hati dan kawal proses penghunian sampai diujung dan jadikan Rusun Pasar Rumput sebagai percontohan. Untuk penghunian juga nantinya diupayakan untuk masyarakat sekitar yang tempat bekerja atau berusahanya tidak jauh dari Rusun Pasar Rumput, ASN yang berpenghasilan rendah yang juga tempat kerjanya tidak jauh dari sini, anggota TNI yang menjadi anggota Kodam Jaya, Guru, Buruh dan Milenial yang bekerja sekitar kawasan Thamrin, Sudirman dan Setiabudi,” katanya. (Triantotus)

Komentar