TMMD Sengkuyung Tahap I Sukoharjo Ditutup, Selesaikan Pembangunan Jalan Alternatif Sukoharjo Ke Boyolali

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo yang dibuka sejak 19 Februari 2025,  Kamis, 20 Maret 2025 resmi ditutup oleh Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Supri Siswanto.

Dandim bertindak selaku Inspektur Upacara bertema dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah. Hadir Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo beserta Forkompinda Plus Kabupaten Sukoharjo, Forkopimcam Kecamatan Kartasura, Pemdes Kertonatan, serta warga Desa Kertonatan.

banner 300x250

Dalam laporannya Pasiterdim 0726/Sukoharjo, Kapten Inf Sumardi menyampaikan selama 30 hari pelaksanaan TMMD telah menyelesaikan sejumlah sasaran fisik dan non fisik dengan baik dan lancar hingga progres pekerjaan mencapai 100%.

Baca juga: TMMD Sengkuyung Kodim Sukoharjo Garap Jalan Penghubung Sukoharjo Dan Boyolali

Sasaran fisik tersebut meliputi pembuatan talud jalan, pembuatan gorong-gorong plat, pembuatan urug tanah padas dan betonisasi Dukuh Patahan, Desa Kertonatan, Kecamatan Kartasura  yang digunakan untuk akses jalan para petani setempat dan merupakan jalan penghubung antara Sukoharjo dengan Boyolali.

Beberapa sasaran non fisik juga turut mewarnai pelaksanaan TMMD di Desa Kertonatan ini di antaranya penyuluhan pengetahuan Wasbang dan bela negara, penyuluhan pengetahuan narkoba, hukum dan Kamtibmas, penyuluhan KB Kesehatan dan stunting, penyuluhan pertanian, rekam dan sosialisasi KTP elektronik.

Menurutnya, dibalik kelancaran dalam proses pengerjaan dan ketepatan waktu dalam penyelesaian tentunya berkat sinergitas seluruh Instansi yang terkait dalam mendukung program secara bergotong royong dengan warga Desa Kertonatan dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat.

Sedangkan Dandim membacakan Amanat Pangdam IV/Diponegoro, menyampaikan Program TMMD yang telah diselenggarakan ini merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI-Rakyat bersama pemerintah daerah bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang inklusif ke seluruh wilayah dan sekaligus menciptakan ketahanan nasional yang tangguh.

Setelah kegiatan, Wakil Bupati Sukoharjo bersama Dandim 0726/Sukoharjo, Forkompinda dan rombongan melihat bazar dan warung petuk yang ramai diserbu oleh warga Desa Kertonatan.

Ditemui disela-sela kegiatan, Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, mengatakan TMMD ini merupakan bentuk perwujudan manunggal antara TNI dengan pemerintah daerah, sehingga TMMD bisa terwujud.

“Kita bisa lihat secara nyata kontribusi dari TNI, ada sasaran fisik yang meliputi betonisasi jalan, talud jalan, pembuatan gorong-gorong plat dan pembuatan urug tanah padas serta juga bentuk-bentuk sasaran non fisik yang Insya Allah semuanya pasti akan mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menanggapi bazar murah yang digelar bersamaan penutupan TMMD tersebut momennya tepat sekali, karena ini hampir memasuki Hari Raya Idul Fitri. “Mudah-mudahan dengan hadirnya pasar murah yang dikemas di dalam acara penutupan TMMD ini bisa meringankan masyarakat,” ucapnya.

“Kita lihat responnya luar biasa, masyarakat berbondong-bondong artinya memang pasar murah ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan mudah-mudahan berkah bagi semuanya,” imbuh Wakil Bupati.

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Supri Siswanto, juga menanggapi program TMMD ini merupakan wujud nyata kemanggulan TNI dengan rakyat dalam rangka pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

“Tentunya kami mengucapkan banyak terimakasih karena kami TNI yang ada di wilayah sudah difasilitasi dengan luar biasa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo dengan seluruh stakeholder yang ada di wilayah jajaran Kabupaten Sukoharjo,” jelas Dandim.

Dandim juga mengapresiasi adanya pasar murah tersebut. “Karena seminggu sudah mendekati lebaran, sehingga harapannya ini bisa membantu kepada para masyarakat untuk menyambut lebaran,” kata Dandim. (Naharudin)

Komentar