Portalika.com [CILACAP] – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMK se-Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi, Berbagi Praktik Baik, dan Halal Bihalal di Cilacap pada 18-19 April 2025. Dipimpin Ketua MGMP PAI SMK Jateng, Harsono, acara ini dihadiri puluhan guru PAI dari berbagai daerah seperti Cilacap, Pekalongan, Kudus, Cepu, Blora, Grobogan, dan Soloraya.

Dengan antusiasme tinggi, beberapa peserta menempuh perjalanan hingga 8 jam untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan profesionalisme guru PAI. Acara menghadirkan KH. Muslihun Asari, Imam Masjid Agung Darul Salam Cilacap, sebagai pembicara utama. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan esensi halal bihalal sebagai proses saling memaafkan dan melepaskan kezaliman.
“Halal berarti bebas, bihalal adalah saling melepaskan kegelapan kezaliman,” ujar KH. Muslihun dengan gaya humoris khas dialek ngapak, Sabtu, 19 April 2025. Ia menekankan tiga amal utama: memberi kepada yang pelit, memaafkan yang menzalimi, dan menyambung hubungan yang terputus.
Baca juga: Halal Bihalal PSHW Tunas Muda Sub Ranting Giritirto Berlangsung Tanpa Ekses
Selain tausiyah, acara ini menjadi ajang berbagi praktik baik pengajaran PAI di SMK dan memperkuat ukhuwah antar-guru. Peserta saling berjabat tangan, menyimbolkan pengampunan dan kebersamaan. “Kami bisa bertukar pengalaman mengajar dan mempererat silaturahmi,” ujar salah satu peserta dari Kudus.
Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SMK se-Jawa Tengah, sembari menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.












Komentar