“Kebutuhan vs Keinginan”: Mahasiswi Unisri Edukasi Literasi Keuangan Siswa SD Manjungan

Program KKN Inovatif di Klaten, Ajak Anak-anak Belajar Mengelola Uang Jajan dengan Bijak Sejak Dini.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Di tengah budaya konsumtif yang semakin marak, menanamkan pemahaman literasi keuangan sejak dini menjadi sangat penting. Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Fernanda Bintang Enggarwati, berhasil melaksanakan program kerja individu yang berfokus pada isu ini. Bertajuk “Kebutuhan vs Keinginan: Edukasi Literasi Keuangan untuk Siswa Sekolah Dasar di Era Konsumtif”, program ini digelar pada 26 Juli 2025, di SD Negeri 2 Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

Tujuan utama program ini adalah untuk memberikan edukasi literasi keuangan dasar kepada siswa-siswi SD, dengan fokus pada perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Fernanda menjelaskan bahwa materi pengelolaan keuangan masih jarang diajarkan secara sistematis di tingkat sekolah dasar. Melalui pemahaman sederhana ini, anak-anak diharapkan mampu belajar berpikir kritis sebelum membelanjakan uang dan bertanggung jawab dalam penggunaan uang jajan mereka.

banner 300x250

Dalam pelaksanaannya, program ini dirancang dengan metode yang menyenangkan dan interaktif. Selain penyampaian teori, siswa juga diajak terlibat dalam praktik langsung. Salah satu metode yang digunakan adalah “kuadran prioritas” untuk membantu mereka membuat keputusan yang tepat. Pendekatan visual dan studi kasus sederhana digunakan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Program KKN ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan siswa. Para guru di SD Negeri 2 Manjungan menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka di setiap sesi, menunjukkan bahwa materi ini sangat relevan dan dibutuhkan.

Secara jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir anak untuk menjadi lebih hemat, bijak dalam membelanjakan uang, dan mampu membuat keputusan finansial yang tepat. Dengan adanya program ini, Fernanda berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berperan aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Program ini membuktikan bahwa langkah kecil yang edukatif dapat membawa dampak besar dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri dan cerdas finansial.

Komentar