Asosiasi Developer Solo Raya Beri Penghargaan Kepada Perbankan, Notaris dan Mitra Kerja

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Guna menyambut Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 25 Agustus, Asosiasi Developer Solo Raya memberi Penghargaan kepada puluhan tokoh, instansi pemerintah maupun swasta. Mereka di antaranya kepala daerah, pengembang, perbankan, notaris dan mitra kerja lainnya.

Penganugerahan penghargaan oleh empat asosiasi pengembang yakni Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (Apernas), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera) ini digelar pada ajang Soloraya Property Award 2025 di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jateng, Rabu, 20 Agustus 2025.

banner 300x250

Staf Khusus Wakil Menteri ATR/BPN, Dr Budi Suryanto, SH, MH, menegaskan pentingnya jalinan komunikasi yang baik antara birokrat dan pengembang. Dia berpendapat pelayanan publik yang cepat dan efisien akan mempercepat investasi serta meminimalisasi praktik birokrasi berliku.

“Transparansi segala bidang termasuk pelayanan publik tidak bisa ditawar lagi. Sekarang ini saatnya kita terbuka. Pelayanan yang cepat dan efisien akan meningkatkan investasi dan melancarkan segala urusan,” papar dia.

Menurut dia perhelatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong percepatan layanan sesuai arahan Presiden dan Menteri ATR/BPN, sekaligus mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah dari Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Sementara itu Ketua Panitia Soloraya Property Award 2025, Bambang Sriyanto, SE mengklaim acara kolaborasi antarasosiasi developer untuk memberi peghargaan kepada stakeholder atau mitra kerja ini pertama digelar di Indonesia.

Staf Khusus Wakil Menteri ATR/BPN, Dr Budi Suryanto, SH, MH memberi keterangan kepada awak media seusai acara Soloraya Property Award 2025 di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jateng, Rabu, 20 Agustus 2025. (Portalika.com/Iskandar)

Sebelumnya, papar dia, kegiatan ini belum pernah digelar dan ide ini out of the box. “Bagaimana kita mengapresiasi secara bersama-sama. Kalau secara parsial antar-REI mengadakan sendiri, Himpera mengadakan sendiri sudah sering.”

“Tapi kalau kolaborasi empat asosiasi yakni REI, Apernas, Apersi dan Himpera memberi penghargaan kepada mitra usaha developer baru kali pertama di Indonesia,” ungkap dia.

Diharapkan dengan langkah itu semua pihak bisa saling bersinergi mengembangkan industri properti di Solo Raya yang dinilai sangat potensial. Dia berpendapat tanpa kolaborasi yang baik antarsemua ekosistem maka properti di Solo Raya yang berpotensi besar akan dinikmati pihak lain.

Sedikitnya 30 Kategori

Berdasar catatannya mereka yang mendapatkan penghargaan sedikitnya ada 30 kategori. Di antaranya mulai developer, perbankan, pemerintah daerah, notaris dan rantai pasok lainnya.

Dia menjelaskan latar belakang digelar acara ini adalah, pertama menyambut Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati tiap 25 Agustus. Kedua, mewujudkan ide aglomerasi Solo Raya. Ketiga, untuk mengumpulkan dan memberi penghargaan kepada stakeholder ekosistem properti.

Menurut Bambang penghargaan ini bagian dari motivasi agar pengembang lebih inovatif dalam menyongsong aglomerasi Solo Raya. Penilaian dilakukan secara objektif oleh akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Surakarta, berdasarkan delapan dimensi good governance dari Bank Dunia, seperti akuntabilitas, transparansi, kinerja, dan kapabilitas.

Ketua Panitia Soloraya Property Award 2025, Bambang Sriyanto, SE (kiri) dan wanita pengusaha Hana Susilowati memamerkan penghargaan yang diterima. (Portalika.com/Iskandar)

Direktur Pascasarjana UMS, Prof Dr Farid Wajdi,SE, MM, PhD yang memimpin tim survei mengutarakan penilaian dilakukan berdasarkan delapan dimensi utama, berlandaskan pada teori good governance dari Bank Dunia.

Dimensi itu meliputi keterlibatan, keadilan, kinerja, transparansi, legitimasi, akuntabilitas, arah kebijakan, dan kapabilitas. Survei ini melibatkan 116 responden pengembang perumahan di Solo Raya, mayoritas bergerak di bidang perumahan subsidi. Farid menjelaskan penghargaan semacam ini penting untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Pada bagian lain Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto mengatakan pertumbuhan properti dapat memberi dampak besar bagi ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pendapatan daerah.

Kebutuhan Primer

Sedangkan Ketua DPD Apernas Solo Raya dan Salatiga, Budiyono mengatakan kolaborasi empat asosiasi ini adalah contoh persatuan di antara organisasi profesi. “Kalau kita bersatu akan lebih kuat untuk menyampaikan tujuan dalam membangun perumahan,” kata dia.

Perwakilan dari REI, Anthony mengatakan tantangan pasar saat ini di antaranya banyak calon konsumen menghadapi berbagai masalah pelik. Karena itu developer yang inovatif dan pintar menciptakan pasar dinilai sebagai pihak yang akan survive.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Jateng, Boedyo Dharmawan mengatakan perumahan adalah kebutuhan primer bagi masyarakat luas. Karena itu acara ini dianggap bukan hanya seremoni, tapi juga menjadi motivasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa dalam memenuhi kebutuhan dasar perumahan.

“Berdasar undang-undang setiap orang berhak mendapatkan layanan dasar perumahan dan berhak mendapatkan layanan lingkungan yang sehat serta aman,” kata dia sambil berharap acara ini bisa menjadi penguat sinergi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat dalam menghadirkan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu salah satu penghargaan khusus Lifetime Achievement dianugerahkan kepada HA Sutantyo sebagai pengembang, diterima putrinya, Michiko. (Iskandar)

Komentar