Lewat Program Bimbel di Posko, Maysa Amanda Berhasil Tumbuhkan Minat Belajar Anak-anak dengan Pendekatan Santai

Belajar Lebih Seru, Maysa Amanda Sukses Ciptakan Suasana Belajar Interaktif di Posko KKN

banner 468x60

Mahasiswi KKN Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Maysa Amanda Alifia, membuktikan bahwa belajar tak harus kaku. Melalui program bimbingan belajar gratis yang ia adakan di posko KKN, Maysa berhasil menciptakan wadah pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak di sekitar lokasi. Program ini digelar secara rutin setiap hari Jumat dan Sabtu.

Kegiatan ini hadir sebagai solusi bagi anak-anak yang kesulitan memahami materi sekolah atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Tak hanya itu, program ini juga fokus pada penguatan keterampilan dasar, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Pendekatan yang digunakan Maysa adalah menciptakan suasana belajar yang santai dan akrab.

banner 300x250

Anak-anak tidak hanya pasif menerima materi, tetapi juga diajak aktif berdiskusi, bertanya, dan memecahkan masalah bersama. Maysa percaya, dengan pendekatan ini, pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan. “Ini bertujuan agar mereka memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga dapat menumbuhkan minat belajar sejak dini,” kata Maysa.

Lebih dari sekadar materi akademik, bimbingan belajar ini juga menargetkan pembentukan karakter positif. Anak-anak dilatih untuk menjadi lebih disiplin, percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta terbiasa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Kehadiran Maysa sebagai pendamping belajar dan “kakak” bagi anak-anak menjadi nilai tambah, menciptakan hubungan yang hangat dan akrab.

Program ini membuktikan bahwa peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat bisa sangat konkret. Dengan memanfaatkan posko KKN sebagai ruang belajar, Maysa Amanda tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Kegiatan ini bukan hanya bimbingan belajar biasa, tetapi sebuah upaya nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Dengan mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak baik, program ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar.

Diharapkan, program bimbingan belajar seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa KKN lainnya. Karena, sejatinya, pengabdian masyarakat adalah tentang memberikan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penulis: Maysa Amanda Alifia, Mahasiswi KKN Universitas Slamet Riyadi (Unisri)

Komentar