Hajar Aswad Mubaroq Gandeng Saudi Tourism Authority Tawarkan Tur Museum Al-Sirah Madinah Sebagai Destinasi Jemaah Umrah

banner 468x60

Portalika.com [MADINAH] – Bagi jemaah umrah Indonesia yang ingin mengetahui perjalanan Nabi Muhammad SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah pada abad ke-7 Masehi kini tak perlu susah-susah.

Salah satu biro umrah di Kota Solo, PT Hajar Aswad Mubaroq bekerja sama dengan Saudi Tourism Authority (STA) siap memfasilitasi tur ke Museum Al-Sirah Madinah sebagai destinasi jemaah umrah.

banner 300x250
Milad ke-13 PT Hajar Aswad Mubaroq dirayakan dengan potong tumpeng. (Portalika.com/Ist)

Direktur PT Hajar Aswad Mubaroq, Retno Anugerah Andriyani mengatakan, Museum Al Sirah merupakan salah satu destinasi baru yang kini menjadi strategi lembaga STA untuk menjadi magnet baru bagi jemaah Umrah.

“Kami Hajar Aswad Mubaroq menggandeng Saudi Tourism Authority untuk menggelar tur di Museum Al Sirah,” papar dia Jumat, 24 Oktober 2025.

Seperti diketahui setiap tahun, hampir dua juta jemaah umrah asal Indonesia datang ke Tanah Suci. Selain menjalankan rangkaian Ibadah Umrah, para jemaah juga bisa merasakan pengalaman spiritual melalui kunjungan ke tempat-tempat bersejarah yang menjadi saksi perkembangan peradaban Islam.

Salah satu tempat yang kini menjadi favorit kunjungan jemaah umrah adalah Museum Al Sirah di belakang Masjid Quba, Madinah. Museum yang baru diresmikan pada 2024 ini menjadi penanda penting sejarah Hijrah Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia pengembangan destinasi wisata menjadi salah satu misi utama dalam program Visi Saudi 2030 yang menempatkan pariwisata di jantung strategi. Ini juga menjadi pilar transformasi ekonomi Arab Saudi yang kini bertransisi ke sektor non minyak.

Dia mengutarakan Museum Al Sirah kini menawarkan pengalaman berkesan melalui teknologi audio visual yang menggambarkan perjalanan Nabi Muhammad SAW saat hijrah dari Makkah ke Madinah pada abad ke-7 Masehi.

Di kompleks museum ini, papar Retno, jemaah juga bisa menikmati suasana Bustan Al Mustadal, kebun kurma bersejarah, serta Sumur Athq yang legendaris karena menjadi sumber air minum dan wudhu Nabi Muhammad SAW saat pertama tiba di Madinah.

“Karena itu, Hajar Aswad Mubaroq menggelar Milad ke-13 di Museum Al Sirah yang bersejarah ini,” papar Rento Anugerah Andriyani.

Dia mengungkapkan Biro Umrah dan Haji Hajar Aswad Mubaroq yang berkantor pusat di Solo didirikan sejak tahun 2012. Kini memiliki kantor cabang yang tersebar di Jakarta; Jogja; Surabaya; Bandung; serta Pekanbaru, Riau. Setiap tahun, Hajar Aswad Mubaroq rata-rata memberangkatkan 5.000 jemaah umrah ke Tanah Suci.

Retno menjelaskan kerja sama dengan STA menjadi strategi untuk memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para jemaah umrah.

“Ke depan, Hajar Aswad Mubaroq akan kembali menggandeng Saudi Tourism Authority untuk agenda yang lain,” tegas dia. (Iskandar)

Komentar