KKN Tematik Undip Edukasi Pemilahan Sampah dan Konsep 3R kepada Siswa SDN 2 Plosowangi

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 27 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pemilahan dan pengolahan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) kepada siswa SD Negeri 2 Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026 di lingkungan SD Negeri 2 Plosowangi.

banner 300x250

Sasaran kegiatan adalah seluruh siswa kelas I hingga kelas VI. Edukasi dilakukan melalui metode penyuluhan dan sosialisasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anak sekolah dasar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Tematik Undip menyampaikan materi mengenai jenis-jenis sampah organik dan anorganik, cara memilah sampah dengan benar, serta pengenalan konsep 3R sebagai upaya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Penyampaian materi didukung dengan penggunaan poster edukatif dan media visual interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa. Selain penyuluhan, mahasiswa juga melakukan penempelan poster edukasi di setiap ruang kelas sebagai media pengingat bagi siswa dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah di lingkungan sekolah.

Poster tersebut berisi informasi sederhana mengenai pemilahan sampah serta contoh penerapan Reduce, Reuse, dan Recycle dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti penjelasan, menjawab pertanyaan, serta terlibat dalam diskusi sederhana terkait kebiasaan membuang sampah yang benar.

Pendekatan edukatif dan visual dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SD Negeri 2 Plosowangi dapat mulai membiasakan diri memilah sampah dan menerapkan konsep 3R dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. (*)
Editor: Triantotus

Komentar