Portalika.com [SURAKARTA] – Pemerintah Kota Surakarta menggelar Festival Pasar 2026 di Pasar Mebel Surakarta, Jalan Mojo, Jebres, pada 5–8 Februari 2026. Festival ini digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, sekaligus menjadi upaya memperkuat peran Pasar Mebel sebagai salah satu ikon ekonomi kreatif Kota Solo yang memadukan pasar tradisional, UMKM, dan seni budaya dalam satu ruang bersama.
Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani hadir sekaligus membuka Festival Pasar 2026. Usai pembukaan, Astrid meninjau kios-kios mebel dan stan UMKM, berdialog dengan pedagang, serta menyapa pengunjung Pasar Mebel.
Astrid menyampaikan bahwa Festival Pasar 2026 menjadi momentum strategis untuk mempromosikan Pasar Mebel sebagai pusat komoditas mebel lokal yang memiliki nilai seni, kreativitas, dan daya saing tinggi. Penyelenggaraan festival yang berdekatan dengan Imlek dan Ramadan dinilai tepat karena kebutuhan akan produk mebel dan perlengkapan rumah tangga cenderung meningkat.
“Festival Pasar 2026 ini menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Solo. Pasar Mebel merupakan salah satu ikon ekonomi kreatif Solo. Menjelang Imlek dan Ramadan, kebutuhan mebel biasanya meningkat. Melalui festival ini, kami ingin menarik minat masyarakat sekaligus wisatawan untuk datang dan berbelanja langsung ke Pasar Mebel,” ujar Astrid.
Menurut Astrid, pasar rakyat perlu terus dihidupkan dengan pendekatan kreatif agar tetap relevan dan diminati. Perpaduan antara pasar tradisional, pelaku UMKM, serta seni dan budaya diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbelanja yang tidak hanya ekonomis, tetapi juga bernilai rekreasi dan edukasi.
Festival Pasar 2026 menghadirkan pameran produk mebel khas Solo, beragam komoditas pasar tradisional, produk UMKM, serta pertunjukan seni dan hiburan rakyat. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran pasar sebagai pusat transaksi ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial dan pelestarian budaya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko mengatakan, Festival Pasar 2026 merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surakarta dalam mengembangkan pasar rakyat agar adaptif, berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
“Melalui Festival Pasar 2026, pasar tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga ruang promosi UMKM, ekspresi seni, dan destinasi wisata belanja,” kata Arif.
Keberadaan Festival Pasar 2026 di Pasar Mebel Mojo diharapkan dapat memperkuat wisata belanja Kota Solo, khususnya untuk komoditas mebel. Momentum Hari Jadi Kota Solo yang berdekatan dengan Imlek dan Ramadan menjadi peluang untuk menarik kunjungan wisatawan yang mencari produk mebel berkualitas dengan sentuhan kreativitas lokal.
Selain dikenal sebagai kota budaya, Solo juga memiliki dua sentra mebel, yakni Pasar Mebel Mojo dan IKM Sri Kayu Gilingan, yang saling melengkapi dalam mendukung wisata belanja berbasis ekonomi kreatif. Melalui Festival Pasar 2026, kedua sentra ini diharapkan semakin dikenal luas sebagai tujuan belanja mebel yang memadukan kekuatan pasar tradisional, UMKM, dan seni budaya, sekaligus menggerakkan perekonomian dan pariwisata Kota Solo. (Ariyanto)












Komentar