Bupati Setyo Sukarno Ajak Warganya Rayakan Idul Fitri Dengan Kesederhanaan Tidak Harus Mewah-Mewah Atau Boros

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Bupati dan Wabup Wonogiri, Setyo Sukarno dan Imron Rizkyarno beserta tim mengadakan safari Ramadan di Masjid Ar – Rahman, Dusun Blabak, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Senin, 23 Februari 2026.

Kepala Desa Pondok, Sularno menyatakan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri beserta tim Safari Ramadan Kabupaten Wonogiri yang telah hadir di Dusun Blabak, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo.

banner 300x250

“Dalam moment yang spesial dan bertepatan dengan bulan penuh berkah ini, semoga silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah dapat terjalin dengan baik, sehingga dapat menjadikan pondasi untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Wonogiri melalui audiensi dan aspirasi dari masyarakat,” katanya.

Menurutnya Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Wonogiri bukan hanya acara seremonial, tetapi memang wujud nyata dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri utuk menyapa warga masyarakat.

Bupati di Safari Ramadan ini, memberikan infaq untuk pembangunan Masjid Ar – Rahman serta memberikan bingkisan sembako untuk warga di Dusun Blabak, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo.

“Kami atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri beserta jajarannya, kami meyakini dalam menyambut banyak kesalahan dan kekhilafan,” ucapnya.

Hadir 200-an jemaah, anggota DPRD Wonogiri, H Sutoyo, Wabup Wonogiri, Imron Rizkyarno dan anggota rombongan, Ketua RT Agus Setyawan.

Sedangkan Bupati Setyo Sukarno, mengapresiasi kerukunan dan persatuan atau ukhuwah masyrakat desa hingga dusun setempat dan berdoa semoga Safari Ramadan membawa berkah d bulan suci Ramadan tahun ini untuk Kabupaten Wonogiri tercinta dan Indonesia umumnya.

Bupati juga mengajak warganya menyambut hari raya tetap memegang prinsip efisiensi. Artinya merayakan hari Idul Fitri dengan sederhana tidak harus mewah-mewah atau boros mengingat kondisi ekonomi yang tengah memprihatinan.

“Menyikapi cuaca ekstrem kami mengimbau masyarakat Blabak tetap waspada dan bersedia merapikan lingkungan seperti memotong pohon yang tinggi di pinggir jalan agar tidak membahayakan warga,” ujarnya. (Santoso/*)
Editor: Triantotus

Komentar