Portalika.com [SURAKARTA] – Gelombang dukungan tak terbendung kembali mengantarkan Moeljoto Soetikno Siek menduduki kursi panas Ketua Umum Cabang Olahraga Wushu Kota Surakarta untuk periode 2026-2030.
Keputusan mutlak tersebut disepakati dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang dipimpin langsung pimpinan sidang Bambang Sugeng SPT. Perhelatan krusial ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Jawa Tengah dan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta.
Berjalannya Muskot kali ini dinilai sangat lancar, luar biasa, dan kondusif, yang menjadi sinyal kuat makin solidnya roda organisasi Wushu di Kota Bengawan.
Moeljoto Soetikno mengungkapkan pemilihan ketua baru ini terjadi murni secara aklamasi, di mana seluruh peserta yang hadir secara pribadi langsung menyetujui dirinya untuk kembali maju memimpin dan memajukan Wushu Surakarta.
Tanpa membuang waktu untuk sekadar melakukan selebrasi, kepengurusan yang baru terpilih ini langsung tancap gas membidik target yang terbilang ‘gila’ dan sangat ambisius.
Menghadapi ajang multievent Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Semarang Raya mendatang, Wushu Solo secara berani mematok raihan 10 medali emas. Target ini dikerek naik secara tajam dibandingkan dengan capaian 7 medali emas yang sebelumnya sukses diraih pada Porprov 2023.
Menanggapi tantangan berat ke depan, Moeljoto Soetikno menyadari betul bahwa tensi persaingan antardaerah akan berjalan cukup tajam. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa target 10 emas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Apapun kejadiannya, kita bisa berinovasi dari semua lima sasana,” tegasnya, sembari memastikan bahwa medali emas tersebut tetap harus bisa dibawa pulang ke Surakarta.
Kolaborasi dan inovasi dari kelima sasana ini akan menjadi senjata utama untuk mendominasi arena. Rekam jejak keberhasilan dan ambisi besar kepengurusan Wushu Solo ini tidak luput dari pantauan serta apresiasi tinggi dari KONI Kota Surakarta.
Hendro Pramono dari Bidang Organisasi KONI Kota Surakarta yang turut memantau jalannya Muskot, menilai bahwa kepengurusan pada periode sebelumnya sudah berjalan dengan sangat sukses dan luar biasa.
Keberhasilan mendulang 7 medali emas di ajang Porprov 2023 lalu menjadi bukti nyata ketangguhan dan tangan dingin kepengurusan lama yang kini kembali dipercaya.
Lebih jauh, Hendro juga membeberkan adanya arahan khusus dari Pengprov Wushu Jateng yang memproyeksikan Solo sebagai lumbung dan penyumbang utama atlet-atlet berprestasi.
Kualitas pembinaan Wushu Solo memang terbukti tajam, di mana para atletnya telah berhasil mengharumkan nama Jawa Tengah dengan menyumbangkan medali emas di ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ke depannya, KONI menaruh harapan penuh agar pengurus terpilih ini mampu terus memberdayakan sistem organisasi, demi meningkatkan eskalasi prestasi atlet Wushu Kota Surakarta, baik di tingkat Jawa Tengah, nasional, hingga menembus panggung internasional. (Ariyanto)












Komentar