Portalika.com [YOGYAKARTA] – Sebagai upaya nyata memperluas wawasan kewirausahaan dan menjajaki potensi tata kelola bisnis berbasis kampus, Pusat Bisnis dan Optimalisasi Aset Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Jateng melakukan kunjungan kerja sekaligus studi banding ke Pusat Pengembangan Bisnis (PPB) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Siaran pers yang diterima belum lama ini menyebutkan kunjungan strategis ini difokuskan pada pendalaman tata kelola bisnis berbasis Badan Layanan Umum (BLU), inkubasi bisnis industri kreatif, serta bagaimana melakukan optimalisasi aset kampus agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi, produktif, dan berkelanjutan.
Tim Pusat Bisnis dan Optimalisasi Aset (BOA) ISI Solo dipimpin langsung Kepala Pusat BOA, Dr Ranang Agung Sugihartono, SPd, MSn. Jajaran delegasi dari Surakarta ini diperkuat oleh Kepala Biro PKU, Sekretaris SPI, serta staf ahli dari divisi BOA, Keuangan, hingga Tata Laksana.
Setibanya di kampus UIN Suka Yogyakarta, rombongan dari ISI Surakarta disambut hangat oleh Kepala PPB UIN Sunan Kalijaga, Dr Ir Aulia Faqih Rifa’i, MKom, Sekretaris PPB, Dr Diah Ajeng Purwani, SSos, MSi serta Aris Risdiana, SSosI, MM selaku Manajer Kegiatan Internal, Sosial, dan Agama.
Sinergi Potensi Seni dan Strategi Tata Kelola Bisnis Kampus
Dalam forum diskusi, Dr Ranang Agung Sugihartono mengungkapkan alasan memilih UIN Sunan Kalijaga sebagai lokus studi banding.
Menurutnya, kampus PTKIN tersebut dinilai sangat sukses dalam mengelola ekosistem kewirausahaan dan hilirisasi bisnis komersial di lingkungan akademik.
“Kami di ISI Solo memiliki banyak potensi kreatif dan produk seni yang luar biasa, baik karya mahasiswa maupun dosen. Melalui kunjungan ke Pusbangnis UIN Suka ini, kami ingin belajar bagaimana mengelola manajemen bisnis yang profesional agar produk kreatif seni tersebut bisa masuk ke pasar industri secara terstruktur,” ujar Dr Ranang.
Pihak PPB UIN Suka menyambut baik antusiasme tersebut dengan membagikan pengalaman nyata dan strategi pengelolaan berbagai lini bisnis kampus yang bernaung di bawah payung hukum Badan Layanan Umum (BLU).
Beberapa poin krusial yang dibahas intensif guna mendongkrak pendapatan kampus (revenue generating) meliputi:
- Pengembangan Unit Usaha Kampus: Strategi mengomersialkan aset fisik maupun non-fisik milik universitas tanpa mengorbankan fungsi utama pendidikan.
- Peluang Kolaborasi Industri Kreatif: Penjajakan kemitraan taktis yang menggabungkan keahlian karya seni berkualitas tinggi dari ISI Surakarta dengan jaringan pasar serta manajemen bisnis profesional milik UIN Sunan Kalijaga.
Usai sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, rombongan delegasi ISI Solo berkesempatan melakukan peninjauan lapangan (site tour).
Mereka melihat langsung implementasi nyata dari unit-unit usaha komersial mandiri yang dikelola oleh PPB UIN Suka, antara lain @Suka Sport, @Suka Hotel, @Suka Clubhouse, serta unit bisnis air minum kemasan @Suka Water.
Langkah Awal Menuju Kolaborasi Ekonomi Kreatif Berkelanjutan
Kunjungan kerja dan studi banding ini diakhiri dengan prosesi penyerahan cenderamata khas dari kedua institusi sebagai simbol kemitraan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Melalui agenda strategis ini, kedua belah pihak berharap dapat melahirkan kolaborasi yang lebih konkret di masa mendatang. Integrasi matang antara kekuatan daya cipta kreativitas seni dari ISI Solo dengan kemandirian tata kelola bisnis dari UIN Sunan Kalijaga diproyeksikan mampu melahirkan berbagai inovasi baru yang berdampak positif bagi dunia pendidikan tinggi dan pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. (Iskandar)












Komentar