Personal Branding Menjadi Strategi Generasi Z dan Milenial dalam Menampilkan Value diri dan Membuka Peluang

banner 468x60

 

 

banner 300x250

Sosialisasi Personal Branding untuk Menampilkan Nilai diri Guna Mendapatkan Peluang bagi Generasi Z dan Milenial kepada Karang Taruna Dusun Gabusan, Sragen. (Portalika.com/tim media Kelompok KKN 102)

 

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa KKN Kelompok 102 Universitas Slamet Riyadi, Kalam Mahardika dari Program Studi Manajemen Bisnis, melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema Personal Branding untuk Menampilkan Value diri Guna Mendapatkan Peluang bagi Generasi Z dan Milenial bagi anggota Karang Taruna Dusun Gabusan.

Kegiatan ini membahas pentingnya membangun identitas diri berdasarkan kemampuan, karakter, minat, dan keunikan yang dimiliki agar dapat memberikan nilai sekaligus membuka berbagai peluang di bidang akademik maupun profesional.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada anggota Karang Taruna mengenai cara mengenali dan mengembangkan nilai diri melalui pengalaman, kemampuan, minat, serta keterampilan yang dimiliki.

Peserta juga diperkenalkan pada manfaat personal branding, seperti membangun citra positif, meningkatkan kredibilitas, memperluas relasi, serta membuka peluang kerja, magang, kolaborasi, maupun pengembangan usaha.

Dalam penyampaian materi, peserta mendapatkan beberapa langkah praktis dalam membangun personal branding, mulai dari mengenali nilai diri, menentukan target audiens, mengoptimalkan profil media sosial, menentukan niche atau bidang personal branding, hingga membuat konten secara konsisten.

Peserta juga diajak memahami pentingnya mengevaluasi respons audiens melalui reach, views, like, comment, share, dan save.

Selain itu, pengelolaan jejak digital yang positif serta penerapan etika dalam bermedia sosial menjadi bagian penting dalam membangun citra diri yang baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Karang Taruna Dusun Gabusan, khususnya generasi muda, semakin percaya diri dalam mengenali dan mengembangkan potensi diri serta memanfaatkannya secara positif melalui media digital.

Personal branding yang dibangun secara konsisten diharapkan dapat membantu mereka menunjukkan kemampuan dan nilai diri secara lebih jelas, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta membuka peluang yang sesuai dengan bidang dan minat yang ditekuni. (*)

Editor: Suryono

Komentar