Menembus Batas Desa Lewat Layar, Mahasiswa KKN Kenalkan Potensi Sidokare melaluai Profil Desa Sidokare

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menghadirkan Website Profil Desa Sidokare sebagai salah satu upaya mendukung digitalisasi informasi dan memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat secara lebih luas.

Program yang dilaksanakan di Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang ini menjadikan website sebagai media informasi desa sekaligus ruang digital untuk memperkenalkan berbagai UMKM yang menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat.

banner 300x250

Program ini berangkat dari kebutuhan akan media informasi desa yang lebih mudah diakses serta upaya untuk memperkenalkan potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui website tersebut, informasi mengenai Desa Sidokare, mulai dari profil desa, potensi, hingga UMKM masyarakat, dapat dihimpun dalam satu platform yang dapat diakses secara daring.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa turut terlibat dalam proses pengumpulan dan penyusunan informasi mengenai profil desa serta potensi UMKM yang ada di Sidokare. Aninditya Nabilah Hendarto, mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, turut berkontribusi dalam proses pengembangan program tersebut sebagai bagian dari kegiatan KKN.

Portalika.com/Ist

Pengembangan website dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perancangan tampilan berbasis UI/UX, penyusunan dan pengelolaan informasi, implementasi website, hingga proses hosting agar dapat diakses secara daring.

Tampilan website dirancang agar informatif sekaligus mudah digunakan, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Desa Sidokare dengan lebih praktis.

Salah satu perhatian utama dalam pengembangan website adalah pengenalan UMKM sebagai bagian dari potensi unggulan Desa Sidokare. Berbagai usaha masyarakat memiliki produk dan potensi yang layak untuk dikenal lebih luas.

Melalui website, keberadaan UMKM tersebut dapat diperkenalkan sebagai bagian dari identitas desa sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk lokal masyarakat.

Proses pengerjaan website juga menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya kondisi jaringan internet di lokasi yang belum selalu stabil. Kondisi tersebut turut memengaruhi proses pengunggahan data, pengembangan, dan penyelesaian website.

Meskipun demikian, kendala tersebut menjadi bagian dari proses mahasiswa dalam menyesuaikan pengembangan teknologi dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.

Setelah website selesai dibuat dan dapat diakses secara daring, program dilanjutkan dengan penyerahan website kepada pihak Desa Sidokare. Mahasiswa juga memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pemeliharaan website agar pihak desa dapat melakukan pembaruan informasi maupun konten secara mandiri.

Kehadiran Website Profil Desa Sidokare diharapkan tidak berhenti sebagai luaran kegiatan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan sebagai media informasi dan promosi potensi desa.

Dengan adanya ruang digital yang dapat dikelola secara berkelanjutan, profil desa dan UMKM masyarakat memiliki kesempatan untuk dikenal oleh khalayak yang lebih luas.

Melalui program ini, digitalisasi tidak hanya dimaknai sebagai penggunaan teknologi, tetapi juga sebagai upaya membuka akses informasi dan memperkenalkan potensi yang telah dimiliki desa.

Website Profil Desa Sidokare diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam membangun identitas digital desa sekaligus menjembatani potensi lokal dengan peluang yang dapat berkembang di masa mendatang. (*)

Penulis/Reporter : Aninditya Nabilah Hendarto | Fotografer: Hayu Fiqhiya Fahma | Kontak Media: Instagram @kkn.desasidokare

 Editor: Triantotus

Komentar