Portalika.com [SUKOHARJO] – Konsisten membawa akar tradisi dalam karya- karyanya, kini Mugi bersiap terbang ke Aarhus, Denmark.
Topeng Panji akan ikut serta dalam program kolaborasi Indonesia Denmark yang berlangsung selama tiga pekan.
“Saya akan membawa wayang kulit dan topeng Panji,” ujar penari master yang sering dipanggil Mbah Mugi ini, Minggu, 30 Agustus 2026.
Dalam program itu Panji dan wayang kulit akan dikolaborasikan dengan sitar, alat musik Pakistan yang dibawakan seniman Denmark.
Proses kolaborasi sebenarnya telah berlangsung lama, ketika itu 2023 seniman Denmark datang ke Indonesia dan berlatih bersama di Studio Mugidance.
Jonas mengatakan bahwa dia tertarik pada kemampuan Mugi yang luar biasa. Termasuk mampu merespon alat musik Sitar, namun tanpa kehilangan akarnya.
Mugi akan pentas dalam Aarhus Festuge pada awal September hingga pekan ketiga. Bagi Mugi, pentas di Denmark bukan kali pertama. Pada 2003 silam, Mugi juga pentas keliling delapan kota di Denmark termasuk di Aarhus.
Sedangkan Bagaspati, tari topeng Panji kontemporer ketika itu dipentaskan di Kopenhagen dalam Images of Asia Festival.
Kali ini Mugi akan membawa wayang kulit tokoh Semar, Bagong dan Sekartaji. “Tokoh Panji nya sudah diwujudkan di topeng yang saya pakai,” tandas penerima anugerah kebudayaan Jawa Tengah 2026 ini.
Dikatakannya dia membawa Panji untuk lebih mengenalkan tokoh dalam cerita Panji yang merupakan aseli Indonesia terutama Jawa. (Arianto/*)
Editor: Triantotus












Komentar