Awal Juli, Menteri PKP Target 100 RTLH di Kota Bandung Jadi Rumah Layak Lewat Program Bebenah Kampung

banner 468x60

Portalika.com [KOTA BANDUNG] – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meninjau progres renovasi rumah masyarakat miskin Program Bebenah Kampung yang dilaksanakan Yayasan Budha Tzu Chi bersama Pemkot Bandung di Kelurahan Jamika, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung Jawa Barat, Rabu, 4 Juni 2025.

Pada kegiatan tersebut dirinya meninjau langsung sejumlah rumah yang mendapatkan bantuan renovasi rumah Program Bebenah Kampung dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan berharap proses pembangunan 100 rumah bisa lebih dipercepat sehingga bulan Juli mendatang masyarakat bisa segera menghuni rumahnya kembali.

banner 300x250

“Saya melihat pelaksanaan Program Bebenah Kampung di Kota Bandung ini perlu lebih dipercepat pelaksanaannya. Selama satu bulan ternyata baru 11 rumah yang direnovasi dan saya ingin agar pembangunannya dipercepat minimal 100 unit selesai Juli,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP mengapresiasi dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemkot Bandung dalam pelaksanaan Program Bebenah Kampung. Adanya penyaluran CSR dari Yayasan Buddha Tzu Chi serta dukungan data penerima bantuan menunjukkan bahwa program perumahan bisa dilaksanakan tanpa menggunakan dana APBN dan APBD.

“Terima kasih atas dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pak Aguan yang telah membantu Program 3 Rumah yakni merenovasi rumah tidak layak huni milik masyarakat Kota Bandung lewat Program Bebenah Kampung. Program Bebenah Kampung ini murni CSR Yayasan BuddhaTzu Chi dan tidak menggunakan APBN dan APBD,” ujarnya di Kota Bandung.

Menurut Ara, semangat gotong royong dan saling membantu ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar rakyat bisa tinggal di hunian yang layak. Adanya dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi juga dinilai memberikan manfaat karena dari dana CSR tersebut banyak masyarakat yang rumahnya sebelumnya tidak layak direnovasi jadi layak huni.

Pada kunjungan kerjanya tersebut Menteri PKP juga mengecek langsung progres dan kondisi bangunan rumah masyarakat termasuk rumah salah seorang lansia yang mendapatkan bantuan renovasi. Menurutnya progres pembangunan rumah harus dipercepat sehingga rakyat bisa segera menempati bangunan rumah yang direnovasi.

“Kementerian PKP siap melaksanakan tugas sebagai fasilitator, menghubungkan dan memfasilitasi Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemkot Bandung agar bisa membantu masyarakat miliki rumah layak,” harapnya.

Menteri PKP bersama Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma atau Aguan dan Walikota Bandung, Muhammad Farhan juga melihat hasil Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2025 di Kota Bandung. Selain itu juga berdialog dengan salah seorang warga penerima bantuan, Ikin yang tinggal RT 01 RW 03.

Ikin mengaku hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Rumahnya yang berukuran 35 meter persegi dengan luas tanah 91 kini sudah terlihat bagus dan rapi.

“Terima kasih atas bantuan renovasi rumah saya. Dulu saya yang hanya bekerja serabutan hanya tinggal di rumah yang nggak layak dan kadang bocor kalau hujan. Bantuan Program Bebenah Kampung ini gratis dan tidak ada pungutan,” katanya. (Triantotus/*)

Komentar