Balai Rehabilitasi Adhyaksa Sragen Dilaunching, BNN Berharap Penyalahgunaan Narkotika Bisa Ditekan

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika menjadi ancaman serius masyarakat terutama generasi muda. Guna memberantas atau mengendalikan persoalan tersebut Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen bersama dengan Yayasan Lentera Bangsa Indonesia (YLBI), Selasa 4 Juni 2024 melaunching Balai Rehabilitasi Adhyaksa untuk korban penyalahgunaan narkotika.

Kepala Kejari Sragen, Virgina Hariztavianne mengatakan, tujuan didirikannya Balai Rehabilitasi Adhyaksa sebagai wujud komitmen Kejari Sragen untuk memberikan solusi rehabilitasi yang manusiawi dan berkelanjutan.

banner 300x250

“Balai Rehabilitasi Adhyaksa ini dilengkapi dengan fasilitas dan tenaga ahli yang kompeten untuk memberikan pelayanan rehabilitasi terbaik,” kata dia.

Baca juga: Didampingi Kejaksaan, Bupati Trenggalek Minta Perbaikan Ruas Jalan Kedunglurah-Krandegan Cepat Rampung Dan Berkualitas

Dia menjelaskan program yang disediakan mencakup berbagai aspek mulai dari detoksifikasi, konseling psikologis, terapi okupasi hingga kegiatan pembinaan mental dan spiritual. Semua ini dilakukan demi terciptanya lingkungan yang kondusif bagi proses pemulihan.

Menurut dia penyalahgunaan narkoba adalah salah satu permasalahan serius yang mengancam generasi muda dan masa depan bangsa.

Dia menerangkan narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental individu tetapi juga mengancam keamanan, ketertiban dan keharmonisan dalam masyarakat.

Simbol Kebersamaan
Peresmian Balai Rehabilitasi Adhyaksa ini, ujar dia, adalah wujud nyata dari komitmen tersebut dengan berbagai fasilitas yang ada. Karena itu dalam menangani masalah narkotika diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan.

Para korban penyalahgunaan narkotika, papar dia, akan mendapatkan pemulihan yang optimal dan kembali menjadi pribadi yang produktif dalam masyarakat.

Virginia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dalam melawan penyalahgunaan narkotika.

Lebih lanjut dia mengutarakan peran serta semua pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat, sangat penting dalam mendukung upaya rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dia meminta Balai Rehabilitasi Adhyaksa sebagai simbol kebersamaan.

Sementara itu Kepala BNN Jawa Tengah, Brigjen (Pol) Dr H Agus Rohmat melalui Kepala BNN Kota Surakarta, AKBP I Gede Nakti Widhiarta berharap, kehadiran balai tersebut di Sragen dapat menjadi sarana untuk mendukung pemulihan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi.

“Kami juga mengapresiasi kerja sama antara Kejaksaan Negeri Sragen dan YLBI dalam pendirian Balai Rehailitasi Adhyaksa ini sehingga dapat menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Sragen,” tegas dia. (Iskandar)

Komentar