BI Solo Luncurkan Solo Square Sebagai Zona Kuliner Halal Pertama Kawasan Perbelanjaan Di Indonesia

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Dalam rangka mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah di wilayah Solo Raya, Bank Indonesia (BI) Solo menyelenggarakan acara tahunan Festival Syiar Ekonomi Syariah Dan Pesantren (Syekaten) 2024.

Mengangkat tema Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Pengembangan Ekonomi Syariah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Solo Raya, kegiatan ini merupakan langkah konkrit implementasi blueprint kebijakan ekonomi dan keuangan syariah yang memiliki tiga pilar strategi.

banner 300x250

Tiga pilar tersebut yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, dan penguatan gaya hidup halal.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Di Wonogiri, BI Solo Gandeng Ponpes Al Fatah Tanam Cabai

Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat mengatakan kegiatan pembukaan Festival Syekaten 2024 juga dirangkai dengan peluncuran Mal Solo Square sebagai Zona Kuliner halal, aman dan sehat (KHAS) pertama untuk kawasan pusat perbelanjaan di Indonesia.

“Sinergi dan kolaborasi antara BI bersama Pemerintah Kota [Pemkot] Surakarta melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Surakarta serta Dinas Kesehatan Kota Surakarta maupun di lingkup pusat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syairiah [KNEKS], Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal [BPJPH], dan Kementerian Kesehatan, dibuktikan melalui hadirnya Solo Square sebagai kawasan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang telah mendapatkan predikat Zona KHAS,” ujar dia dalam sambutannya di Solo Square, Jateng, Jumat, 23 Agustus 2024 sore.

Walikota Solo, Teguh Prakosa (tengah) dan Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat (kiri) meninjau stan pameran saat Opening Ceremony Syekaten 2024 di  Solo Square Laweyan, Solo, Jateng, Jumat, 23 Agustus 2024 sore. (Portalika.com/Iskandar)

Acara di Atrium Mall Solo Square dibuka oleh Walikota Surakarta, Plh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Koordinator Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Deputi Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda, Pimpinan Instansi Vertikal, Himpinan Bisnis Pesantren dan pelaku usaha syariah se-Solo Raya.

Menurut Dwiyanto pengembangan Zona KHAS ini tidak hanya merupakan upaya untuk memberikan jaminan kehalalan atas produk makanan yang ada di Solo Square, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat pariwisata ramah muslim di Solo Raya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Apresiasi secara khusus disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui penyerahan sertifikat kepada Kantor Perwakilan BI sebagai inisiator dan pendukung fasilitasi halal Zona KHAS di Solo yang diserahkan oleh Plh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Riwud Mujirahayu.

Walikota Solo, Teguh Prakosa memberi sambutan saat Opening Ceremony Syekaten 2024 di  Solo Square Laweyan, Solo, Jateng, Jumat, 23 Agustus 2024 sore. (Portalika.com/Iskandar)

Dwiyanto mengutarakan ekonomi kreatif perlahan telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, sehingga hadirnya produk-produk ekonomi kreatif (Ekraf) yang halal menjadi nilai tambah. Karena semakin tinggi minat masyarakat untuk mengonsumi produk halal seperti kuliner halal, fashion muslim dan termasuk pariwisata ramah muslim.

Hal ini, papar dia, merupakan langkah yang sangat baik, terlebih bagi Solo yang menjadi salah satu pusat Ekraf di Indonesia yang kini juga didukung oleh ekosistem halal.

Harus Diawasi Secara Ketat
Sementara itu Walikota Surakarta (Solo), Teguh Prakosa menyampaikan apresiasi atas peluncuran Mal Solo Square sebagai Zona KHAS yang dapat menjadi kebanggaan bagi warga Solo dan percontohan bagi wilayah lainnya. Ke depan, diharapkan pengawasan untuk menjaga predikat halal yang telah diraih agar terus dilaksanakan.

Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat memberi sambutan saat Opening Ceremony Syekaten 2024 di  Solo Square Laweyan, Solo, Jateng, Jumat, 23 Agustus 2024 sore. (Portalika.com/Iskandar)

Sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk-produk khususnya kuliner. “Produk halal merupakan hak umat muslim yang telah dilindungi oleh Undang Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal,” ujar dia mengutip statemen Deputi Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS, Helma Agustiawan.

Dia mengatakan pengawasan produk halal ini harus ketat, sehingga produk-produk apa saja yang bisa masuk di sini harus jelas. Harapannya keberadaan Zona Kuliner Halal pertama di kawasan perbelanjaan di Indonesia ini menjadi role model di kabupaten kota lainnya.

“Ini menjadi hari yang penting dalam rangka merayakan kemerdekaan kita merdekakan salah satu pusat perbelanjaan dengan kekhususan lebih khas yaitu semuanya produk halal. Harapannya seluruh stakeholder yang ada di kota Surakarta ini bisa mendukung,” kata dia.

Dia berharap keberadaan Zona Kuliner Halal ini akan menyebar ke mall-mall yang lain. Bukan malah sebaliknya tidak bisa bertahan. Untuk itu Teguh mewakili masyarakat Kota Solo mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas kehadiran dan kolaborasi berbagai pihak di Solo Square menjadi mall yang khusus berproduk halal.

Lebih lanjut Dwiyanto mengatakan tahun ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan Festival SYIAR. Sebagai rangkaian kegiatan Road to Festival SYIAR Tahun 2024, sebelumnya telah dilaksanakan berbagai inisiatif di berbagai sektor untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah di Solo Raya bersama dengan penggiatan ekonomi syariah di daerah.

Pelaksanaan focus group discussion penguatan manajemen dan tata kelola masjid hingga perlombaan-perlombaan yang diselenggarakan, diharapkan dapat menjadi pemicu peran aktif masyarakat menjadikan masjid-masjid Solo Raya sebagai pusat pemberdayaan umat termasuk destinasi pariwisata ramah muslim.

Pameran Produk Dan Jasa Halal
Sinergi kegiatan, papar Dwiyanto, juga telah dilakukan bersama Kementerian Koperasi dan UKM, Pemerintah Kota Surakarta, dan Sukoharjo untuk mendorong akselerasi sertifikat halal melalui kegiatan Roadshow #Kitahalalin yang telah dilaksanakan tanggal 22 Agustus 2024 untuk semakin mengakselerasi bertambahnya jumlah produsen penyedia produk makanan halal yang selanjutnya memperkuat pariwisata Solo Raya.

Festival Syekaten 2024 yang dilaksanakan tanggal 23–25 Agustus 2024 diikuti sekitar 45 pelaku usaha mulai dari sektor fashion, kriya, hingga food. Kegiatan ini juga melibatkan lembaga keuangan syariah baik komersial maupun sosial, termasuk keterlibatan Bapenda untuk mempermudah pembayaran PBB oleh masyarakat.

Berbagai kegiatan juga akan dilakukan antara lain melalui pameran produk dan jasa halal, berbagai talkshow untuk memperkuat mindset ekonomi syariah, serta berbagai perlombaan antara lain desain fashion, halal chef competition, foto masjid unik, artikel masjid bersejarah, dan perlombaan lainnya. Agenda Festival Syekaten 2024 akan ditutup dengan Solo Bersholawat bersama Habib Syeh Assegaf tanggal 31 Agustus 2024.

Festival Syekaten tahun 2024 merupakan rangkaian kegiatan menuju event tahunan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa yang akan digelar pada 13-15 September 2024 di Surabaya dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024 yang akan digelar pada 30 Oktober-3 November 2024 di Jakarta. (Iskandar)

Komentar