Branding UMKM Lokal Klaten Melesat, Mahasiswa KKN Unisri Jadi Mesin Pendorong

KKN Unisri Kelompok 70 Berikan Suntikan Digital Branding untuk UMKM Desa Mayungan.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Semangat kewirausahaan di Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, mendapat dorongan baru. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, kelompok 70, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan bekal penting untuk menembus pasar yang lebih luas. Kegiatan sosialisasi digital branding yang dipandu mahasiswa menjadi jembatan bagi UMKM lokal untuk naik kelas.

Acara yang dilaksanakan di Posko KKN Desa Mayungan ini merupakan bagian dari tema besar KKN Unisri 2025, yaitu “Sinergi Unisri, Pemerintah, dan Masyarakat Desa: Penguatan Potensi Lokal guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan.” Adelia Shintya Angie, mahasiswa Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen, menjadi motor penggerak dari program kerja individu ini di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Merkuria Karyantina, S.P., M.P.

banner 300x250
Mahasiswa KKN Unisri Kelompok 70 berfoto bersama dengan para pelaku UMKM Desa Mayungan, menandai berakhirnya kegiatan sosialisasi yang diharapkan menjadi bekal penting untuk UMKM naik kelas. (Foto: Dok.)

Dalam sesi pemaparan, Adelia menekankan bahwa branding lebih dari sekadar logo atau kemasan. “Branding itu bagaimana UMKM mampu membangun identitas, citra, dan kepercayaan konsumen. Dengan digital branding, jangkauan pasar UMKM Desa Mayungan bisa meluas, tidak hanya di pasar lokal, tapi juga nasional, bahkan global,” jelasnya. Pesan ini disambut antusias oleh para peserta yang mayoritas bergerak di bidang kuliner dan jasa.

Materi yang disampaikan mencakup beragam aspek penting dalam promosi digital, mulai dari penggunaan media sosial yang efektif, cara membuat konten visual yang menarik, hingga strategi membangun identitas merek yang kuat. Agar lebih aplikatif, para mahasiswa juga turut mendampingi para pelaku UMKM secara langsung.

Praktik pendampingan ini menjadi momen berharga bagi peserta. Mereka dibimbing untuk membuat stiker logo dan stiker brand UMKM mereka sendiri. Sesi ini juga dilengkapi dengan tanya jawab, di mana setiap pelaku usaha bisa langsung berkonsultasi tentang produknya dan merancang konsep branding yang paling sesuai.

Aksi nyata dari KKN Unisri ini menunjukkan sinergi positif antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut hingga Desa Mayungan benar-benar menjadi desa mandiri yang memiliki daya saing berkelanjutan.

Program kerja KKN 70 Unisri ini diharapkan bisa menjadi langkah awal yang signifikan. Setelah sosialisasi berakhir, para pelaku UMKM diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengelola merek mereka sendiri dan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat promosi yang paling efektif di era modern.

Penulis: Adelia Shintya Angie, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta

Komentar