Mahasiswa KKN Undip Cek Kesehatan Petani dan Kenalkan Eco Enzyme Sebagai Solusi Pertanian Ramah Lingkungan

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan sekaligus sosialisasi pemanfaatan eco enzyme bagi petani Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balaidesa Pugeran ini dilaksanakan mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh para petani setempat.

banner 300x250

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Undip dengan Bidan Desa Pugeran, Eti Dwi Istanti, SST, serta para ibu kader desa sebagai bentuk sinergi dalam upaya meningkatkan kesehatan dan keselamatan petani.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik petani yang sehari-hari bekerja di sektor pertanian. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS).

Melalui kegiatan ini, petani diajak untuk lebih mengenali kondisi kesehatannya serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit tidak menular.

Setelah pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai eco enzyme yang disampaikan oleh Raden Roro Puspitasari Annasta Dwihanandra dan Elizabeth Charissa Atmawidjaja, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Pada sesi awal, mahasiswa menjelaskan secara umum pengertian eco enzyme, bahan dasar, serta proses pembuatannya, disertai penunjukan langsung hasil fermentasi eco enzyme kepada para peserta.

Selanjutnya, mahasiswa memaparkan pemanfaatan eco enzyme di bidang pertanian sebagai pupuk organik alami dan pestisida alami. Para petani mendapatkan penjelasan mengenai fungsi eco enzyme bagi tanaman, cara pengenceran, serta tata cara aplikasi yang tepat agar penggunaannya aman, efektif, dan ramah lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi petani. Materi meliputi penanganan luka kerja yang sering terjadi saat aktivitas pertanian, penggunaan obat luka yang dianjurkan dan yang perlu dihindari, serta tanda-tanda luka yang memerlukan penanganan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan.

Sebagai upaya pencegahan risiko kerja, mahasiswa KKN Undip turut mengedukasi petani mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam aktivitas pertanian. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip bersama Bidan Desa dan para kader berharap dapat meningkatkan kesadaran petani Desa Pugeran akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja, sekaligus mengenalkan eco enzyme sebagai alternatif solusi pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (*)
Editor: Triantotus

Komentar