Portalika.com [WONOGIRI] – Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno membuka pelaksanaan Jumbara PMR PMI 2025 di Lapangan Bima, Desa Bulusulur, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Rabu, 19 November 2025. Pelaksanaan Jumbara PMR berlangsung dari 18 hingga 20 November 2025 dengan isian berbagai kegiatan dan lomba.
“Kami ucapkan selamat berjumpa berbakti dan bergembira dalam Jumbara PMR Kabupaten Wonogiri Tahun 2025. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, seraplah ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber, tingkatkan kualitas ketrampilan yang adik-adik miliki agar nanti dapat berguna dimasa yang akan datang. Jangan jadikan lomba sebagai hal yang utama tapi tingkatkanlah karakter Kepalangmerahan dengan penerapan Tri Bhakti PMR,” ujar Bupati.
Seusai membuka, Bupati dan tamu undangan menanam bibit pohon tanaman produktif jenis buah-buahan. Jumbara PMR 2025 diikuti sebanyak 1.513 peserta dari sebanyak 57 sekolah. Kegiatan selama Jumbara di antaranya praktik pertolongan pertama, edukasi, bhakti PMR, kepemimpinan, siaga bencana, adu cipta kreativitas, olahraga, bakti sosial dan donor darah sampai pentas seni.
Lebih lanjut Bupati mengatakan Palang Merah Indonesia merupakan perhimpunan nasional di Indonesia yang terus menerus melakukan kegiatan-kegiatan yang berbasis edukasi mengenai prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan Sabit Merah Internasional.
Salah satu contoh bentuk nyata edukasi itu adalah melalui wadah pembinaan generasi muda melalui pengembangan PMR sesuai pasal 22 Undang-Undang Nomor 01 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, bahwa salah satu tugas pokok PMI adalah “Melakukan Pembinaan Relawan”.
“PMR merupakan generasi muda PMI yang merupakan cikal bakal sukarelawan masa depan. Proses pembinaan PMR dilakukan oleh sekolah dimana unit PMR berada, PMI Kabupaten dan instansi terkait. Pembinaan ini dilaksanakan mengacu pada manajemen PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter Kepalangmerahan yaitu bertaqwa, bersih, sehat, peduli, kreatif, bersahabat dan ceria,” jelasnya.
Bupati Setyo menegaskan Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengapresiasi kepada PMI Kabupaten Wonogiri yang masih tetap konsisten melakukan pembinaan relawan muda melalui kegiatan Jumbara PMR dan sinergitas dengan pemerintah yang sudah dibangun selama ini meliputi bantuan korban bencana, layanan ambulans gratis 24 jam, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan stunting, bantuan BPJS bagi relawan PMI.
“Saya berharap PMI akan terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan PMR secara konsisten dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas kinerja pembinaan relawan muda PMI dalam mendukung pencapaian visi dan misi PMI. Sehingga pembinaan karakter dan semangat kemanusiaan sesuai prinsip Palang Merah yang telah dilakukan sejak dinai dari tingkat SD, SLTP dan SLTA dapat dilanjutkan menjadi relawan yang kompeten,” tandasnya.
Kepada peserta Jumbara, Bupati berpesan tiga hal yaitu, menjadikan Jumbara sebagai sarana untuk terus meningkatkan keterampilan kepalangmerahan, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama dan pendidik remaja sebaya khususnya permasalahan sosial yang terjadi saat ini PMR mampu menjadi tauladan sebagai remaja sehat peduli sesama.
Kedua, menjaga kekompakan, persaudaraan, dan saling bekerja sama dalam setiap rangkaian kegiatan, serta membangun kepedulian untuk menumbuhkan empati dikalangan anggota PMR. Ketiga, menyerap ilmu dan pengalaman baru yang nantinya dapat diaplikasikan di sekolah maupun di tengah masyarakat, khususnya dalam aksi-aksi sosial kemanusiaan, guna mendorong semangat kepedulian yang semakin lama semakin terkikis oleh derasnya perkembangan jaman saat ini. (Triantotus)












Komentar