Indonesian Disability Art dan Culture 2025 Digelar di Balaikota Solo

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Empat Lembaga berkolaborasi menggelar Indonesian Disability Art & Culture (Indact) 2025 di Balaikota Solo pada 21 hingga 23 November 2025. Keempat penyelanggara yakni Asosiasi Seniman Tari Indonesia, Forum Keluarga Spesial Indonesia, Mataya Art and Heritage dan PT Cindiprasih Indah Karya.

Pernyataan pers yang diterima Rabu, 19 November 2025 dijelaskan Indact 2025 adalah sebuah perhelatan seni budaya inklusif berskala nasional menuju internasional, yang menghadirkan kolaborasi besar lintas kementerian, lembaga, komunitas seni, dan organisasi disabilitas di Indonesia.

banner 300x250

Inisiator utama, Jentina Pakpahan didampingi Ketua Panitia, Nana Sunar Sasih dan Koordinator Pelaksana, Heru Mataya menyatakan berbagai kegiatan digelar selama acara. Namun, program utama Indact di antaranya Disability Poster Exhibi on dan Pameran Karya yaitu pameran karya dari berbagai komunitas, instusi pendidikan dan individu disabilitas/non-disabilitas.

Karya terpilih akan masuk nominasi untuk mendapatkan pendaftaran Kekayaan Intelektual (KI) gratis yang diinisiasi oleh Badan Riset Inovasi Daerah Jawa Tengah. Juga dilaksanakan seminar nasional Indact 2025 yang berfokus pada peranan sekolah dan guru sekolah luar biasa (SLB) dalam memajukan pendidikan seni inklusi.

Diskusi kebijakan edukasi dan layanan publik yang lebih ramah disabilitas serta aka nada kejutan special dengan dipilihnya 10 SLB yang berhak menerima hibah buku-buku edukasi dari Lets Read – The Asia Foundation.

“Indact Gala Award 2025 akan menjadi ajang penghargaan bagi para tokoh, komunitas, lembaga, dan insan seni yang berkontribusi dalam penguatan ekosistem seni inklusi Indonesia. Juga Srawung Minggu dan panggung budaya pertunjukan musik, tari, teater, dan seni kreatif dari berbagai komunitas inklusi,” ujarnya.

Dijelaskannya program sepesial Indact adalah Indonesian Special Greatest Talent yang menjadi ajang audisi terbuka bagi para penyandang disabilitas dan non-disabilitas untuk mencari talenta pemeran Teater Musikal Indact 2026.

Program ini akan dipandu oleh para pelatih teater profesional dan menjadi gerbang menuju produksi musikal inklusi terbesar tahun 2026. Kemudian spot kuliner inklusi. Selain menghadirkan kuliner khas, Kawan Tuli juga akan mengadakan Mini Workshop Barista, berbagi teknik penyajian kopi serta etika layanan bagi disabilitas tuli. (Ariyanto/*)

Komentar