Portalika.com [KLATEN] – Peran ibu sebagai manajer keuangan rumah tangga menjadi semakin penting di era digital saat ini. Namun, perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru, seperti ancaman pinjaman online ilegal. Menyadari hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Aji Faisal Akbar, menggagas program inovatif. Ia menggelar sosialisasi manajemen keuangan digital bagi ibu-ibu PKK di Dukuh Gatak, Desa Gatak, Kecamatan Ngawen, Klaten, pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Program ini bertujuan utama agar para ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengatur pendapatan, pengeluaran, dan menabung. Aji menjelaskan bahwa kegiatan ini juga difokuskan untuk membantu mereka menghindari jebakan finansial yang merugikan.
Dalam kegiatan ini, ibu-ibu PKK diperkenalkan pada konsep dasar manajemen keuangan, mulai dari pentingnya pencatatan arus kas, penyusunan anggaran sederhana, hingga strategi menabung secara konsisten. Mereka juga diajarkan menggunakan aplikasi keuangan digital yang mudah diakses dan aman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan sehari-hari.
Salah satu fokus utama dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman tentang bahaya pinjaman online ilegal dan fasilitas paylater yang kerap menjerat masyarakat dengan bunga tinggi dan sistem penagihan yang tidak manusiawi. Dengan adanya edukasi ini, ibu-ibu PKK diharapkan menjadi lebih kritis dan cerdas dalam mengambil keputusan finansial yang berdampak pada keberlanjutan ekonomi keluarga.
Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong perubahan perilaku keuangan yang lebih sehat dan aman. Diharapkan, sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk membangun budaya literasi keuangan digital di masyarakat desa. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung kemandirian ekonomi keluarga dan memperkuat visi desa sebagai komunitas yang mandiri dan berdaya saing.
Penulis: Aji Faisal Akbar, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta












Komentar