Datang di Latihan SSB Madya Pemda, Pemkot Solo Dukung Pengembangan Talenta Muda di Bidang Olahraga

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani meninjau latihan Sekolah Sepak Bola (SSB) Madya Pemda di Lapangan Jajar, Kamis, 2 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses pembinaan atlet sepakbola usia dini sekaligus memastikan dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap pengembangan talenta muda di bidang olahraga.

banner 300x250

Pada kesempatan itu, Astrid menyaksikan latihan puluhan peserta dari berbagai kelompok usia. SSB Madya Pemda merupakan salah satu sekolah sepakbola yang telah lama menjadi wadah pembinaan pemain muda di Kota Solo.

Menariknya, tidak hanya anak-anak usia sekolah dasar yang mengikuti latihan, tetapi juga anak usia taman kanak-kanak (TK) hingga pesepakbola putri.

Astrid mengapresiasi konsistensi pembinaan yang dilakukan SSB Madya Pemda. Menurutnya, keberadaan sekolah sepak bola seperti ini menjadi bagian penting dalam mencetak atlet-atlet potensial sejak usia dini.

“Saya ingin melihat secara langsung bagaimana proses pembibitan atlet usia dini di Solo. Ternyata yang berlatih bukan hanya anak-anak SD, tetapi juga ada adik-adik yang masih TK serta atlet putri. Ini menunjukkan pembinaan dilakukan sejak usia sangat dini dan menjadi perhatian kami karena merupakan fondasi lahirnya atlet-atlet sepak bola Kota Solo di masa depan,” ujar Astrid.

Ia menilai Solo memiliki banyak potensi pesepak bola yang perlu terus didampingi melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Saya melihat banyak bakat dari anak-anak Solo, termasuk atlet putri. Dulu kita pernah memiliki Liga Putri tingkat SD dan bahkan ada pemain yang berhasil menembus tim nasional. Artinya, potensi sepak bola putri di Solo sangat besar dan harus terus kita jaga serta kembangkan,” katanya.

Menurut Astrid, tingginya antusiasme para orang tua yang setia mendampingi anak-anak selama berlatih menjadi modal penting dalam mencetak atlet berprestasi.

“Saya juga melihat semangat para orang tua luar biasa. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting agar anak-anak tetap berlatih dengan disiplin dan mampu mengembangkan potensinya,” tuturnya.

Astrid menambahkan, sepakbola merupakan olahraga yang paling diminati masyarakat sehingga pembinaan atlet muda harus terus menjadi perhatian bersama.

“Sepakbola adalah olahraga yang sangat populer. Karena itu pembibitan atlet sejak usia dini harus terus diperkuat agar Solo terus melahirkan pemain-pemain berkualitas,” ucapnya.

Pemerintah Kota Surakarta, lanjut Astrid, berkomitmen mendukung proses pembinaan olahraga melalui berbagai program, salah satunya dengan keberadaan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) sebagai jalur pengembangan bakat atlet muda.

“Kami akan terus mendukung pembibitan atlet muda, termasuk melalui Sekolah Khusus Olahraga yang menjadi salah satu fokus pengembangan talenta olahraga di Kota Solo. Pemerintah hadir untuk mendampingi proses pembinaan agar potensi anak-anak ini dapat berkembang secara maksimal,” katanya.

Astrid juga mengapresiasi metode latihan yang diterapkan pelatih dengan menggabungkan pemain putri dan putra dalam sesi gim. Menurutnya, pola latihan tersebut mampu membangun mental bertanding dan rasa percaya diri para atlet putri.

“Tadi saya melihat pemain putri bermain bersama pemain putra. Ini bagus untuk melatih mentalitas, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus memperkaya pengalaman bertanding mereka,” ujarnya.

Selain pembinaan sumber daya manusia, Astrid memastikan Pemerintah Kota Surakarta juga akan terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga.

“Untuk fasilitas tentu menjadi komitmen kami. Ke depan akan terus kami kembangkan dan perbaiki agar semakin mendukung proses latihan sehingga lahir lebih banyak atlet sepak bola berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Solo,” tandasnya. (Ariyanto)

Komentar