Digitalisasi UMKM: Pembuatan Banner dan Google Maps untuk Peningkatan Branding dan Aksesibilitas

Kolaborasi KKN-PPM dan Warga Dukuh Brajan Dorong Kemandirian Ekonomi, Pelaku Usaha Sambut Antusias.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Semangat pemberdayaan ekonomi lokal kembali tampak di Dukuh Brajan, RT 02 RW 05, Kecamatan Ngawen, Klaten. Pada Minggu (10/8), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama warga setempat melaksanakan program bertajuk “Digitalisasi UMKM: Pembuatan Banner dan Google Maps untuk Peningkatan Branding dan Aksesibilitas”. Kegiatan ini digagas oleh Irsyad Valkhana yang tergabung dalam kelompok 71 KKN-PPM Tahun 2025 sebagai upaya untuk mengembangkan umkm.

Program ini berfokus pada peningkatan daya saing UMKM melalui dua langkah konkret, yaitu pembuatan banner promosi yang menarik sekaligus profesional, serta pendampingan pendaftaran usaha di Google Maps. Tujuannya adalah memperkuat branding produk lokal dan meningkatkan aksesibilitas konsumen agar lebih mudah menemukan lokasi usaha.

banner 300x250

Menjawab Tantangan Zaman Digital

Dalam paparannya, mahasiswa KKN menekankan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mendesak bagi UMKM di era modern. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi desa, tetapi sering kali terkendala dalam hal promosi. Dengan branding visual yang baik dan akses digital melalui Google Maps, usaha kecil bisa lebih dikenal luas dan tidak kalah saing dengan produk dari luar daerah,” ujar salah seorang mahasiswa pelaksana.

Selain itu, pembuatan banner yang dipasang di lokasi strategis diharapkan mampu menarik perhatian konsumen secara langsung. Sementara itu, keberadaan usaha di Google Maps akan memberikan kemudahan bagi pembeli, terutama generasi muda yang lebih banyak mengandalkan teknologi digital dalam mencari produk.

Respon Positif Pelaku UMKM

Salah satu pelaku usaha makanan ringan di Dukuh Brajan menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini. “Selama ini banyak pelanggan bertanya-tanya lokasi usaha saya. Setelah usaha saya didaftarkan ke Google Maps, saya yakin konsumen bisa lebih mudah menemukan kami. Banner yang dibuat juga sangat membantu agar usaha terlihat lebih profesional,” ungkapnya.

Dukungan dari Perangkat Desa

Kepala Dukuh Brajan, dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya desa dalam mendorong kemandirian ekonomi warganya. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi UMKM lokal. Digitalisasi menjadi langkah penting agar usaha warga lebih berkembang, tidak hanya di tingkat desa tetapi juga bisa merambah pasar yang lebih luas,” katanya.

Harapan Ke Depan

Program digitalisasi UMKM ini tidak hanya berhenti pada pembuatan banner dan pendaftaran Google Maps. Mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya konsistensi dalam mengelola usaha, menjaga kualitas produk, serta memanfaatkan media sosial untuk pemasaran.

Dengan adanya pendampingan ini, warga Dukuh Brajan berharap UMKM di wilayah mereka semakin maju dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Ngawen. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa berkelanjutan dan menginspirasi UMKM lain untuk beradaptasi dengan teknologi,” tambah salah satu tokoh masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan pemasangan banner di beberapa titik serta simulasi penggunaan Google Maps oleh warga. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi dapat dimulai dari langkah sederhana, namun berdampak besar bagi perekonomian desa.

Penulis: Irsyad Valkhana, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 71 KKN-PPM Tahun 2025

Komentar