Portalika.com [KOTA SEMARANG] – Mobilitas pemudik pada H+1 atau Selasa, 1 April 2025 masih ramai dan mengakibatkan beberapa ruas tol mendekati rest area macet. Kondisi tersebut terlihat di rest area Batang, Semarang dan Ungaran.
Namun berdasarkan pengalaman yang dialami Portalika News Network (PNN-Portalika.com, BeritaWonogiri.com dan Panselanews.com) kepadatan paling parah terjadi menjelang rest area Semarang. Di rest area Semarang ini, petugas posko berjaga di lokasi itu dan pintu masuk rest area ditutup dengan water barrier.
Dampaknya mobil berpelat B, T, E, DK, berjalan perlahan dan berusaha menepi mau masuk rest area tetapi diberi aba-aba oleh petugas untuk terus. Kondisi ini yang menyebabkan ketersendatan kendaraan cukup panjang.
Baca juga: Buka Tutup Rest Area Tol Trans Jateng, Pemudik Diberi Waktu Rehat 30 Menit
Selepas lokasi tersebut kondisi ruas tol lengang dan mulai merayap lagi menjelang rest area Ungaran. Pantauan PNN, kondisi ruas tol selepas rest area lengang hingga keluar tol Bawen.
Melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri Bawen-Salatiga, Selasa siang lengang dan lancar sampai Salatiga. Sementara itu, Polda Jateng melaporkan memasuki H+1 Lebaran, arus lalu lintas di sejumlah jalur utama di wilayah hukum Polda Jawa Tengah masih terpantau ramai lancar.
Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa titik, situasi masih dapat dikendalikan tanpa perlu dilakukan rekayasa lalu lintas yang signifikan.
Berdasarkan pantauan hingga Selasa pukul 13.30 WIB, beberapa titik jalur arteri dan tol mengalami peningkatan arus kendaraan. Jalur Arteri Pejagan – Exit Tol Pejagan mengalami kepadatan akibat mobilitas masyarakat dalam rangka tradisi syawalan serta lonjakan kendaraan dari arah Jakarta yang mencapai 685 kendaraan per jam pada pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Meski begitu, kondisi lalu lintas masih dalam kategori ramai lancar tanpa perlu rekayasa lalu lintas. Di sisi lain, gate tol Kalikangkung mencatat peningkatan jumlah kendaraan keluar dari Jakarta dengan angka tertinggi mencapai 3.250 kendaraan per jam.
Angka ini masih di bawah ambang batas rawan kepadatan, yaitu 3.500 sampai 4.000 kendaraan per jam.
Sementara itu, di ruas Tol Dalam Kota Semarang (A, B, C), lalu lintas terpantau ramai lancar meski terdapat beberapa kendaraan mogok atau kehabisan bahan bakar. Tim urai lalu lintas serta layanan derek dan bengkel telah disiagakan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.
Di tol Banyumanik, peningkatan volume kendaraan terjadi pada pukul 10.00 hingga jam 11.00 WIB dengan jumlah kendaraan mencapai 4.228 per jam, melampaui batas normal 3.500 kendaraan per jam.
Kepadatan ini disebabkan oleh mobilitas warga di sekitar area aglomerasi Semarang, serta aktivitas di Rest Area 429 yang menerapkan sistem buka tutup guna mengatur arus kendaraan. Meski demikian, situasi masih terkendali dan lancar.
Adapun di ruas tol Solo – Yogyakarta, kepadatan terjadi di exit tol Prambanan yang mencapai 1.593 kendaraan per jam. Untuk mengantisipasi lonjakan arus, dilakukan sistem buka tutup di gate tol Klaten guna menjaga kelancaran jalur arteri Klaten – Yogyakarta. Hingga siang ini, situasi di jalur tersebut masih dalam kategori ramai lancar.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Brigjen Sonny Irawan, menyampaikan secara umum arus lalu lintas di wilayah Jawa Tengah masih dalam kondisi terkendali.
“H+1 Lebaran ini masih terjadi peningkatan arus lalu lintas dari arah barat ke timur akibat sisa pemudik yang kembali serta mobilitas masyarakat dalam rangka tradisi syawalan. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dalam kategori ramai lancar. Kami telah menyiagakan personel di titik-titik rawan kemacetan serta memastikan kesiapan layanan darurat seperti derek, bengkel, dan tim urai lalu lintas di lapangan,” ujar Brigjen Sonny Irawan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Kami juga mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman selama perjalanan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat, menghindari kelelahan dengan beristirahat di rest area yang tersedia, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimis arus balik Lebaran ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tandasnya. (Triantotus)












Komentar